Kasus Positif Nakes Bertambah, Gunungkidul Belum Temukan Penyebab

Gunungkidul, IDN Times - Hingga saat ini Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul belum berhasil menemukan penyebab awal terjadinya penularan COVID-19 terhadap belasan Aparatur Sipil Negara di lingkungan dinas tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan penyebaran di lingkungan Kantor Dinas Kesehatan bisa dikatakan adanya komplikasi.
"Sampai saat ini kami belum bisa menyimpulkan terkait dengan penularan terhadap belasan ASN di lingkungan Dinas Kesehatan. Klaster ini susah untuk disimpulkan karena dalam satu ruangan ada yang positif dan ada yang negatif," kata Dewi dilansir dari Antara, Minggu (23/8/2020).
1. Terdapat penambahan lima kasus baru pada Sabtu

Pada Sabtu (22/8/2020) terjadi penambahan lima kasus baru, yakni laki-laki berusia 50 tahun dari Kecamatan Semanu sebagai tenaga kesehatan (nakes), perempuan berusia 29 tahun dari Kecamatan Paliyan yang memiliki riwayat kontak dengan konfirmasi positif.
Ditambah laki-laki berusia 38 tahun dari Kecamatan Nglipar sebagai nakes, laki-laki dari Wonosari sebagai nakes dan perempuan berusia 21 tahun dari Kapanewon Saptosari sebagai nakes.
"Jumlah nakes yang positif COVID-19 di Gunungkidul cukup tinggi. Ini menjadi pekerjaan rumah kami untuk membenahi secara internal," katanya.
2. Hasil swab belum keluar

Dari keterangan Dewi, hingga saat ini hasil swab test terhadap ratusan orang yang berkaitan dengan klaster Dinas Kesehatan sampai ini belum keluar.
“Untuk hasil swab yang terakhir belum ada,” ucap Dewi.
3. Data kasus di Gunungkidul

Saat ini total kasus positif COVID-19 di Gunungkidul sampai Sabtu (23/8/2020) mencapai 166 kasus. Sedangkan pasien yang berhasil sembuh sebanyak 113 dan 50 sisanya masih dalam perawatan.















