Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kasus Jemaah yang Keracunan Takjil di Bantul Bertambah
ilustrasi keracunan makanan (pexels.com/kaboompics)
  • Jumlah jemaah keracunan takjil di Bantul terus bertambah, 3 masih dirawat inap.
  • Kasus keracunan juga terjadi di masjid Mandingan, namun tidak sebanyak di masjid Jodog.
  • Pihak Dinas Kesehatan masih melacak informasi kasus keracunan di masjid lain dan mendatangi penyedia jasa boga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bantul, IDN Times - Jumlah jemaah yang keracunan setelah menyantap takjil di Kabupaten Bantul terus bertambah. Hingga kini, tiga jemaah masih menjalani perawatan inap.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul, Agus Tri Widiyantara, mengungkapkan bahwa setelah 24 jemaah masjid di Jodog, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak mengalami keracunan, kasus serupa juga terjadi di masjid yang ada di Mandingan, Kalurahan Ringinharjo, Kapanewon Bantul.

"Kejadian jemaah yang keracunan terjadi satu hari sebelum jemaah keracunan usai santap takjil di masjid yang ada di Jodog," ujarnya, Kamis (19/4/2025).

1. Jemaat masjid di Mandingan Bantul juga keracunan usai santap takjil

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul Agus Tri Widiyantara(tengah).(IDN Times/Daruwaskita)

Meski demikian, jumlah jemaah yang keracunan setelah mengonsumsi takjil di masjid Mandingan tidak sebanyak di masjid Padukuhan Jodog. Saat ini, Puskesmas 2 Bantul masih mendata jumlah pasti jemaah yang mengalami gejala keracunan.

"Untuk kasus keracunan pada jemaah di masjid yang ada di Padukuhan Mandingan tidak sampai harus menjalani rawat inap," ucapnya.

2. Jemaah masjid di Kapanewon Sewon dan Bambalipuro juga diduga keracunan takjil

Menu buka puasa ramadan sederhana.

Agus menjelaskan bahwa pihaknya masih melacak informasi terkait jemaah masjid di Kapanewon Sewon dan Kapanewon Bambanglipuro yang dikabarkan mengalami keracunan setelah menyantap takjil.

"Petugas puskesmas sedang melakukan pendataan saat ini," ujarnya.

3. Takjil di masjid Jodog dan Mandingan dari satu pelaku usaha jasa boga

Ilustrasi takjil untuk buka puasa. (unsplash.com/Deski Jayantoro)

Agus menambahkan bahwa jasa boga yang menyediakan takjil di masjid Jodog dan Mandingan diduga berasal dari penyedia yang sama di Kapanewon Sewon.

"Saat ini petugas dari Dinkes Bantul dan puskesmas sudah mendatangi tempat penyedia jasa boga yang memasak takjil dan kita masih menunggu hasil pemeriksaan dari petugas yang kita terjunkan," ucapnya.

"Namun, untuk mengambil sampel makanan kemudian dikirim ke laboratorium kita mengalami kesulitan sebab kejadian sudah beberapa hari yang lalu," tambahnya.

Editorial Team

Related Article