Petugas Jibom Gegana Polda DIY sterilisasi gereja di Bantul jelang misa Natal. IDN Times/Daruwaskita
Ketua Panitia Natal Gereja Santo Yakobus, Ignatius Supatah mengatakan pelaksanaan misa Natal tahun ini berbeda karena masih dalam masa pandemik, sehingga jumlah umat yang akan mengikuti misa dibatasi.
"Di Gereja Santo Yakobus ada 10 wilayah dan nantinya setiap misa Natal diikuti oleh dua lingkungan dengan kisaran umat mencapai 300 orang," ujarnya.
Dengan adanya pembatasan jumlah umat, maka jadwal misa Natal akan ditambah. "Kita juga menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Umat wajib menggunakan masker. Umat juga dicek suhu badannya dan diminta untuk cuci tangan pada tempat yang telah disiapkan dan tentunya tetap menjaga jarak saat misa berlangsung," terangnya.
"Bagi umat yang suhu badannya di atas 37 derajat akan kita arahkan ke bawah pohon. Setelah 10 menit akan kita cek kembali suhu tubuhnya. Jika hasilnya sama maka kita minta untuk pulang," tambahnya lagi.