Yogyakarta, IDN Times - Meski sudah memiliki penghasilan tetap, tidak sedikit orang yang masih kesulitan menabung. Pendapatan yang diterima kerap habis untuk berbagai kebutuhan sehingga tidak ada dana yang tersisa untuk disimpan. Kondisi ini tidak selalu disebabkan oleh besarnya penghasilan, melainkan sering kali berkaitan dengan cara mengelola keuangan.
Dosen Ekonomi Syariah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Satria Utama, menyebut kesulitan menabung merupakan persoalan yang umum terjadi, terutama di kalangan masyarakat kelas menengah.
“Permasalahan klasik masyarakat kelas menengah adalah pendapatan yang terasa selalu habis untuk berbagai kebutuhan. Akibatnya, banyak orang merasa sulit menyisihkan uang untuk masa depan. Mereka menganggap bulan berikutnya akan kembali memperoleh penghasilan, sehingga menabung tidak menjadi prioritas,” ujarnya, Selasa (23/6/2026), dikutip dari laman resmi UMY.
