Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Gelombang Pasang Terjang Puluhan Lapak dan Kapal Pantai Depok

Gelombang Pasang Terjang Puluhan Lapak dan Kapal Pantai Depok
Ilustrasi gelombang pasang (IDN Times/Daruwaskita)
Intinya Sih
  • Gelombang pasang menerjang Pantai Depok, Bantul, menyebabkan puluhan kapal nelayan terseret air laut dan lapak pedagang rusak pada Senin pagi.
  • Nelayan menyebut fenomena ini biasa terjadi setiap pagi menjelang siang, dan mereka sudah mengamankan alat tangkap sebelum gelombang datang.
  • Ketua koperasi wisata menegaskan pedagang tetap nekat berjualan di tepi pantai meski sudah diimbau untuk tidak membangun lapak di area rawan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Bantul, IDN Times - Gelombang pasang menerjang kawasan Pantai Depok, Kabupaten Bantul pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Akibatnya puluhan kapal nelayan yang berada di pantai terseret air laut. Barang dagangan milik pedagang yang berjualan di bangunan nonpermanen juga morat-marit.

‎Salah satu nelayan Pantai Depok, Henri mengatakan, gelombang pasang merupakan fenomena alam yang biasa terjadi di Pantai Depok dan biasanya terjadi sekitar pukul 10.00-12.00 WIB.

‎"Ya gelombang pasang itu fenomena biasa saja dan sering dialami oleh nelayan di Pantai Depok," ungkapnya.

1. ‎Lahan parkir untuk perahu digunakan sebagai lapak dagangan

Ilustrasi nelayan (IDN Times/Daruwaskita)
Ilustrasi nelayan (IDN Times/Daruwaskita)

Henri menceritakan perahu nelayan yang terseret disebabkan tempat parkir yang biasanya untuk kapal, dipakai pedagang untuk berjualan.

‎"Ya mau gimana lagi, wong tempat parkir perahu digunakan untuk tempat jualan. Otomatis parkir perahu paling dekat dengan bibir pantai," ujarnya.

2. ‎Pemilik perahu amankan alat tangkap

Nelayan di Pantai Depok, Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)
Nelayan di Pantai Depok, Bantul.(IDN Times/Daruwaskita)

Beruntung menurut nelayan berusia 47 tahun, pemilik kapal sudah mengambil peralatan menangkap ikan, yang biasanya disimpan di kapal.

‎"Yang jelas nelayan sudah hafal jika akan ada gelombang pasang, sehingga nelayan tidak meninggalkan alat tangkapnya di perahu," ilbuhnya.

3. ‎Alam sedang menata Pantai Depok sebab pedagang enggan untuk ditata

Pantai Depok Kabupaten Bantul. (IDN Times/Daruwaskita)
Pantai Depok Kabupaten Bantul. (IDN Times/Daruwaskita)

Ketua Koperasi Wisata Mina Bahari 45, Pantai Depok, Sutarlan membenarkan adanya gelombang pasang. Ia mengklaim pedagang sudah mengetahui kejadian alam ini. ‎"Ya pedagang ini nekat saja bangun lapak di pinggir. Risikonya ya diterjang gelombang pasang, " tuturnya.

‎Pihaknya sudah mengimbau pedagang tidak membangun lapak di pinggir pantai, tapi imbauan itu tak dididengarkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari
Follow Us

Latest News Jogja

See More