Bantul, IDN Times - Gara-gara seekor entok yang menyeberang di Jalan Parangtritis, tepatnya Padukuhan Tanjung Karang, Kalurahan Patalan, Kapanewon Jetis, Kabupaten Bantul pada Minggu (26/5/2024) sekitar pukul 13.24 WIB, sebuah sepeda motor yang dikendarai satu keluarga mengalami kecelakaan. Dua pembonceng, yaitu seorang ibu dan anak, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Gara-gara Entok Nyeberang, Ibu dan Anak di Bantul Meninggal

1. Kronologi pengendara sepeda motor menabrak entok
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry, mengatakan sepeda motor Honda Beat nahas tersebut dikemudikan oleh Murdiono (40) berboncengan dengan istri Fitri Maisaroh (38) serta anak Lintang Talita Putri (11), ketiganya warga Padukuhan Turi, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis. Sepeda motor Mardiono yang memboncengkan dua orang melaju dari arah utara ke selatan di Jalan Parangtritis.
Di tempat kejadian perkara (TKP), mendadak seekor entok menyeberang jalan hingga bertabrakan dengan sepeda motor. Motor kemudian oleng ke kiri dan menabrak pagar besi dan tembok rumah warga.
"Saat itu kecepatan kendaraan bermotor cukup tinggi sehingga pengemudi tidak bisa menguasai sepeda motor sehingga terjadi kecelakaan," ujar jeffry, Minggu (26/5/2024).
2. Dua pembonceng sepeda motor meninggal dunia di tempat
Akibat kejadian tersebut, pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD Panembahan Senopati Bantul. Sementara dua pembonceng sepeda motor meninggal dunia di tempat.
"Dua pembonceng sepeda motor meninggal dunia di tempat. Baik pengemudi maupun dua orang pembonceng menggunakan helm," ucap Jeffry.
3. Sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah
Selain menyebabkan dua korban meninggal dunia, kecelakaan lalu lintas tersebut juga mengakibatkan sepeda motor mengalami kerusakan. Sementara, entok yang tertabrak sepeda motor juga mati.
"Kasus kecelakaan lalulintas ini masih ditangani lebih lanjut oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Bantul," tutupnya.