Pengunjung Malioboro duduk di salah satu bangku dengan penanda physical distancing. IDN Times/Tunggul Damarjati
Pemerintah Kota Yogyakarta sejak masa pandemi COVID-19 telah memasang tali sekat penanda physical distancing di beberapa bangku sepanjang area Malioboro.
Sekat tersebut dipakai sebagai penanda supaya sebagian sisi bangku tak lantas diduduki, agar pengunjung satu dengan yang lain tak terlampau dekat atau tetap berjarak.
Namun usaha Pemkot tak selamanya mulus. Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro seringkali menemukan bangku yang sudah ditandai tadi, diduduki.
"Nuwun sewu, kalau orang pacaran itu ada. Sudah tahu ditutup (tali), didudukin," ungkap Kepala UPT Malioboro Ekwanto saat ditemui di depan Hotel Inna Garuda, Yogyakarta, Kamis (11/6).