Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cuaca Tak Bersahabat, Pendapatan Wisata Kulon Progo Tak Capai Target
Potret Jeep Wisata Glagah (instagram.com/jeep_wisata_glagah_official)
  • Target pendapatan asli daerah (PAD) pariwisata Kulon Progo tahun 2024 tidak tercapai karena penurunan kunjungan wisatawan.
  • Penurunan dipicu oleh faktor cuaca, seperti hujan yang membuat akses jalan di Perbukitan Menoreh licin dan jembatan menuju Pantai Trisik rusak.
  • Pantai Glagah dan Congot tetap menjadi primadona dengan jumlah kunjungan hampir 600 ribu wisatawan setiap tahunnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kulon Progo, IDN Times - Jumlah pendapatan asli daerah (PAD) pariwisata Kabupaten Kulon Progo tahun 2024, tak mampu mencapai target. Sekretaris Dispar Kulon Progo Trusta Hendraswara mengatakan, hal ini disebabkan angka kunjungan wisata mengalami penurunan meski tidak signifikan.

"Target perolehan PAD Wisata 2024 Kulon Progo meningkat signifikan jika dibandingkan realisasi perolehan di 2023 yang mencapai Rp5,5 miliar. Kenaikan tersebut menyesuaikan dengan perubahan tarif retribusi wisata di Kulon Progo yang juga meningkat. Namun target 2024 belum mencapai target," kata Trusta, Selasa (14/1/2025). 

1. Cuaca turunkan jumlah wisatawan

ilustrasi hujan salju (pexels.com/Zeeshaan Shabbir)

Menurut Trusta, angka kunjungan wisatawan sepanjang 2024 mengalami penurunan, lantaran dipengaruhi faktor cuaca. "Sebab kondisi cuaca di akhir tahun kan dominan hujan, sangat berpengaruh pada kunjungan wisata," katanya dikutip Antara. 

 

2. Penurunan wisata disebabkan jalan licin dan jembatan rusak

Ilustrasi hujan (IDN Times/Irwan Idris)

Penurunan terutama terlihat di destinasi wisata yang ada di Perbukitan Menoreh. Menurut Trusta, kondisi cuaca yang hujan terus-menerus membuat akses jalan wisata di sana menjadi rawan dilewati sehingga wisatawan harus lebih berhati-hati.

Selain di Perbukitan Menoreh, Pantai Trisik yang berada di Kapanewon Galur juga mengalami penurunan pengunjung. Penyebabnya adalah jembatan menuju pantai mengalami kerusakan.

"Selain itu juga kerap terjadi abrasi, sehingga kami pun tidak bisa memaksimalkan acara hiburan di sana," kata Trusta.

3. Pantai Glagah dan Congot masih jadi Primadona

Potret Laguna Pantai Glagah (dok. Dinas Pariwisata DIY)

Berdasarkan angka jumlah kunjungan wisatawan, Pantai Glagah dan Congot, masih menjadi primadona bagi wisatawan selama tahun 2024 lalu. "Setiap tahunnya, ada hampir 600 ribu wisatawan yang datang berkunjung," katanya.

Editorial Team

Related Article