Sleman, IDN Times - Menyusul munculnya lebih dari 100 kasus COVID-19 di lingkungan pondok pesantren, Dinas Kesehatan Sleman akan melakukan pengawasan ketat dengan sistem pengawasan berjenjang.
Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr Wisnu Murti Yani mengatakan sistem pengawasan berjenjang ini sendiri bertujuan untuk memastikan semua protokol berjalan dengan baik.
