Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Begini Skema Lalu Lintas Bila Jembatan Kleringan Jogja Ditutup

Jembatan Kleringan/Kewek
Ruas jalan yang melintasi Jembatan Kleringan/Kewek, Kota Yogyakarta. (IDN Times/Paulus Risang)
Intinya sih...
  • Skenario bila Kewek ditutup, ke Malioboro via Flyover Lempuyangan
  • Buka akses Simpang Gramedia ke timur
  • Bus-bus besar dari Jalan Solo dialihkan, lewat Simpang Galeria ke selatan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Yogyakarta, IDN Times - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta membocorkan skema pengaturan lalu lintas terkait rencana pembatasan akses kendaraan yang melintasi Jembatan Kewek atau Kleringan.

Jumlah kendaraan yang melintasi Jembatan Kewek rencananya oleh Pemerintah Kota Yogyakarta memang akan dibatasi. Alasannya struktur fisik jembatan penghubung kawasan Kotabaru dan Malioboro tersebut yang sudah mengkhawatirkan akibat termakan zaman.

Dikhawatirkan, jembatan tak lagi mampu menyangga beban kendaraan saat terjadi kepadatan hingga kemacetan arus lalu lintas. Terutama saat musim liburan tiba seperti periode Natal dan tahun baru (Nataru) 2026 yang tinggal beberapa pekan lagi.

1. Skenario bila Kewek ditutup, ke Malioboro via Flyover Lempuyangan

Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Yuswanto Ardi menuturkan, pengaturan lalu lintas ini diberlakukan apabila nantinya Jembatan Kewek ditutup selama proses rehabilitasi atau renovasi, dan Jalan Abu Bakar Ali sebagai akses langsung kendaraan menuju Malioboro sudah kelebihan kapasitas.

Ardi bilang, jika akses kendaraan menuju Jembatan Kewek nantinya ditutup, kepolisian bersama Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta telah menyiapkan pengaturan lalu lintas dengan skenario memutar lewat Jembatan Layang Lempuyangan ke selatan untuk bisa menuju kawasan Malioboro.

"Jadi nanti pola pergerakan arus lalu lintas yang menuju ke Malioboro itu tidak lagi berfokus atau bertumpu pada Kleringan, karena memang sekarang ruasnya kan akan berkurang satu karena Kewek ditutup. Maka kita akan arahkan ke Lempuyangan flyover, lurus ke selatan, nanti akan berbelok ke kanan (barat). Melewati di sisi selatan Malioboro," beber Ardi.

Menurut Ardi, Simpang Empat Jalan Dr. Sutomo ke barat yang mengarah ke kawasan Malioboro nantinya akan diatur menjadi satu arah saja.

Dengan kondisi Jembatan Kewek yang ditutup, kepolisian memprediksi konsentrasi kendaraan di Jalan Margo Utomo akan berkurang. Pengendara diperkirakan akan memilih untuk melewati Simpang Empat Gramedia, Jalan Jenderal Sudirman, ke selatan.

"Ini (penutupan Jembatan Kewek) tentunya akan merubah pola pergerakan masyarakat. Masyarakat nanti tidak lagi masuk melalui Jalan Margo Utomo, tetapi pasti nanti masyarakat akan melewati di Simpang Gramedia ke arah selatan, Simpang Gramedia ke arah selatan. Itu nanti akan menjadi tulang punggung, tumpuan arus lalu lintas yang akan menuju ke Malioboro," ungkap Ardi.

2. Buka akses Simpang Gramedia ke timur

Jembatan Kleringan/Kewek
Ruas jalan yang melintasi Jembatan Kleringan/Kewek, Kota Yogyakarta. (IDN Times/Paulus Risang)

Mempertimbangkan potensi penumpukan kendaraan di sekitar area Stadion Kridosono, kepolisian berencana membuka akses kendaraan untuk melewati Simpang Empat Gramedia ke timur.

"Arus lalu lintas yang ada di Simpang Gramedia akan kita arahkan ke timur. Ke timur sampai dengan Simpang Galeria. Nah, nanti di Simpang Empat Galeria akan kita juga lakukan rekayasa bisa berbelok ke kanan ke arah selatan. Ke selatan sampai nanti masuk ke Jembatan Lempuyangan," urai Ardi.

Artinya, Jalan Jenderal Sudirman di utara RS Bethesda atau selatan Galeria Mall nantinya akan dibuka dua arah ketika Jembatan Kewek resmi ditutup.

"Karena masyarakat pasti tahu, kalau lewat Margo Utomo sampai Stasiun Tugu belok kiri, di Kleringan dia enggak bisa kanan. Dia lurus lagi terus, mutar lagi Kridosono. Daripada mutar-mutar, kan langsung saja ambil dari Simpang Gramedia ke selatan. Nah, di situlah yang harus direkayasa (dengan pembukaan akses ke timur)," ujarnya.

Pembukaan akses ke arah timur Simpang Gramedia ini juga demi mengakomodir kendaraan-kendaraan yang keluar dari Stasiun Tugu Yogyakarta.

"Di mana nanti akan kita berlakukan di Simpang Empat Gramedia itu bisa mengarah ke arah timur, karena akses dari Simpang Kewek ini akan membuat flow arus lalu lintas yang dari Stasiun Tugu tidak langsung bisa mengarah ke Malioboro," beber Ardi.

3. Bus-bus besar dari Jalan Solo dialihkan, lewat Simpang Galeria ke selatan

Jika Jembatan Kewek nantinya benar-benar ditutup, polisi mengimbau agar pengendara kendaraan besar seperti bus pariwisata untuk tidak mengakses Jembatan Kleringan untuk langsung menuju kawasan Malioboro.

"Kami juga himbau bahwa di underpass Kleringan, yang atasnya di ada rel kereta itu, karena Kewek ditutup, maka kita akan menggunakan ruas yang sebelah sebelah barat. Itu ketinggiannya tidak bisa dilalui oleh bis-bis besar," ucapnya.

Solusinya, maka kendaraan-kendaraan besar yang datang dari arah timur atau Jalan Solo, akan diarahkan ke selatan ketika melintasi Simpang Empat Galeria Mall.

Lebih jauh, Ardi mengatakan, untuk pengimplementasian skenario ini pihaknya masih menunggu konfirmasi dari Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta. Sementara ini telah dilakukan pemasangan rambu-rambu tambahan, penyesuaian pulau-pulau jalan dan pemantauan aliran arus lalu lintas di Simpang Empat Gramedia.

"Sedang ada rekayasa penyesuaian rambu, kemudian pulau jalan, yang saat ini sedang dalam proses pengerjaan. Tapi target sebelum Perayaan Natal dan Tahun Baru itu sudah selesai. Ya, jadi akan ada perubahan pola arus yang jelas di Yogyakarta," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang
Follow Us

Latest News Jogja

See More

Korlantas Polri Rancang Skema Pengaturan Lalu Lintas Imbas Banjir Sumatra

30 Nov 2025, 18:21 WIBNews