Bantul, IDN Times - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kabupaten Bantul menyebut kerawanan Pilkada 2024 jauh lebih tinggi dibandingkan saat Pilpres maupun Pilleg 2024 lalu. Pasalnya, dalam kontestasi Pilkada 2024 melibatkan bakal calon bupati dan wakil bupati petahana. Di sisi lain juga ada lurah yang juga maju dalam pilkada sebagai bakal calon wakil bupati.
"Pilkada ini kontestasinya bersifat lokal sehingga potensi kerawanan jauh lebih tinggi dibandingkan pilpres maupun pilleg pada 14 Februari yang lalu," ucap Ketua Bawaslu Bantul, Didik Joko Nugroho, Kamis (13/9/2024).
