Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Api Misterius di Rumah Warga Sleman Belum Padam, Sudah 73 Kali Kejadian
Fenomena api misterius di rumah warga Seyegan, Sleman, sebabkan barang-barang di dalam rumah hangus terbakar. (IDN Times/Tunggul Damarjati)
  • Fenomena api misterius di rumah Fia, Sleman, sudah terjadi 73 kali dalam sembilan hari dan belum juga padam meski telah ditangani berbagai pihak.
  • Tim PKPE FT UGM menemukan gas hidrogen dengan konsentrasi tinggi di lokasi kebakaran spontan, diduga menjadi pemicu utama munculnya api tanpa sumber eksternal.
  • Sampel air dan material rumah Fia kini dianalisis untuk menelusuri asal pembentukan gas hidrogen yang menyebabkan fenomena pembakaran spontan tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sleman, IDN Times - Fenomena api misterius yang meneror rumah Mutfiana alias Fia, warga Seyegan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) belum juga usai hingga Senin (1/6/2026) siang ini. Fia menghitung total 73 kali kemunculan api di rumahnya sejak pertama kali kejadian sembilan hari lalu.

Sudah 73 kejadian di 65 titik

Fenomena api misterius di rumah warga Seyegan, Sleman, sebabkan barang-barang di dalam rumah hangus terbakar. (IDN Times/Tunggul Damarjati)

Fia bilang, 73 kemunculan api ini tersebar pada sekitar 65 titik di rumahnya. Dalam sehari, api bisa muncul 7-8 kali. Dua kejadian terakhir terjadi pada Senin siang ini dengan selang waktu hanya 25 menit.

Pantauan IDN Times, kemunculan api pertama diketahui oleh ibunda Fia. Saat itu Tim Pusat Kajian Pelambatan Entropi (PKPE) Fakultas Teknik UGM tengah berada di lokasi untuk menginvestigasi fenomena ini.

Api secara tiba-tiba muncul dan menyulut sebuah kaos hitam yang diletakkan di atas meja dalam sebuah ruangan kamar. Padahal, tim lintas disiplin dari UGM sendiri sebelumnya sempat memancing kemunculan titik api dan si jago merah tidak muncul.

"Padahal itu (kamar) juga sudah diteliti, (kemunculan api) sudah dipancing tadi. Memang terjadi dan ruangan itu sebenarnya kosong waktu tadi, waktu terjadinya api. Ibu masuk baru kelihatan nih apinya udah gede, mau salat, mau masuk kok sudah apinya udah gede," kata Fia.

Kaos hitam nyaris terbakar dua kali

Fenomena api misterius di rumah warga Seyegan, Sleman, sebabkan barang-barang di dalam rumah hangus terbakar. (IDN Times/Tunggul Damarjati)

Api pada kaos hitam lantas dipadamkan dengan APAR. Namun demikian, sekitar 25 menit berselang asap putih muncul dari kaos hitam itu.

Tim UGM lantas membawanya ke bagian belakang rumah, termasuk diamati menggunakan alat detektor suhu. Asap terus menebal dan diyakini tim peneliti akan menimbulkan api jika dibiarkan.

Tim peneliti lantas memadamkan asap dengan cara menginjak-injaknya. Kaos tersebut lalu dibawa untuk diperiksa di laboratorium.

Dugaan senyawa gas hidrogen memicu pembakaran spontan

Fenomena api misterius di rumah warga Seyegan, Sleman, sebabkan barang-barang di dalam rumah hangus terbakar. (IDN Times/Tunggul Damarjati)

Tim PKPE FT UGM beberapa hari lalu menduga gas metana (CH4) sebagai pemicu fenomena ini. Namun, tim hari ini menemukan senyawa lain yang dugaannya jadi dalang di balik kemunculan api, yakni gas hidrogen (H2).

Alva Edy Tontowi selaku ketua tim PKPE FT UGM mengatakan, pihaknya menemukan senyawa ini pada kaos hitam yang nyaris terbakar dua kali pada hari ini. Alat pendeteksi juga memindai level senyawa ini cukup tinggi di ruangan tempat kaos hitam itu pertama kali terbakar.

"Khusus di ruangan tadi, ruangan yang tengah tadi, di kamar itu yang nampaknya konsentrasinya tinggi," kata Alva.

Alva menganalisis, api misterius di rumah Fia ini merupakan wujud fenomena auto ignition atau spontaneous ignition alias pembakaran spontan. Ini bisa terjadi saat suatu bahan memicu panasnya sendiri tanpa sumber api dari luar dengan syarat teori segitiga api tercukupi.

"Nah, menyalanya memang di media-media. Tadi ada media kaos, kalau yang kejadian sebelumnya kan ada media-media yang lain dari plastik, dari yang lain-lain," terangnya.

Guru Besar bidang Ilmu Vulkanologi pada Fakultas Teknik UGM, Agung Harijoko, menambahkan, beberapa petunjuk memang mengarahkan gas hidrogen sebagai pemicu fenomena api misterius ini. Tim kini tengah mencari tahu bagaimana senyawa itu bisa terbentuk di lokasi. Sampel air dari beberapa titik di rumah Fia diambil untuk analisa lebih lanjut.

"Kami harus memikirkan lagi adalah sumbernya dari mana. Mekanisme pembentukan gas hidrogen ini yang perlu kami telaah lagi," jelasnya.

Editorial Team

Related Article