Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

8 Ribu Wisatawan Kunjungi Tebing Breksi saat Libur Akhir Pekan

8 Ribu Wisatawan Kunjungi Tebing Breksi saat Libur Akhir Pekan
Tebing Breksi. IDN Times/Siti Umaiyah
Share Article

Sleman, IDN Times - Jumlah pengunjung di tempat wisata Tebing Breksi saat libur panjang akhir pekan Iduladha tergolong sepi. 

Ketua Pengelola Tebing Breksi Kholiq Widianto menjelaskan dalam satu hari saat libur Iduladha jumlah pengunjung tidak sampai empat ribu. Padahal biasanya di saat sebelum terjadi pandemik jumlah pengunjung di Breksi dalam satu hari bisa mencapai lebih dari tujuh ribu wisatawan. 

1. Paling banyak sehari capai 3.853 pengunjung

Jeep Wisata Tebing Breksi. IDN Times/Siti Umaiyah
Jeep Wisata Tebing Breksi. IDN Times/Siti Umaiyah

Kholiq menjelaskan, pada hari Jumat (31/7/2020) jumlah pengunjung di Tebing Breksi hanya sekitar 1.598 orang. Pada Sabtu (1/8/2020) sebanyak 2.649 orang, pada hari Minggu (2/8/2020) Tebing Breksi sebanyak 3.853 orang.

Kholiq menyebutkan mayoritas saat libur  panjang akhir pekan pengunjung didominasi oleh wisatawan lokal. Sedangkan wisatawan mancanegara hanya datang pada hari Sabtu, jumlahnya hanya dua orang.

"Jumat pengunjung lokal 1.598. Sabtu sebanyak 2.649, hari Minggu lokal 3.853 wisatawan. Pas long weekend di normal bisa tujuh ribuan per hari," ungkapnya pada Senin (3/8/2020).

2. Miliki area yang luas

Tebing Breksi. IDN Times/Siti Umaiyah
Tebing Breksi. IDN Times/Siti Umaiyah

Kholiq menjelaskan Tebing Breksi sendiri memiliki area yang cukup luas, yakni mencapai 6,5 hektare. Dengan begitu, Tebing Breksi diperkirakan mampu menampung ribuan pengunjung.

"Belum melewati batas, kunjungan belum ramai. Kalau hanya empat ribuan pengunjung dalam satu hari kan tidak begitu padat. Karena area kita luas. Tempat parkir juga tersebar, mengelilingi venue utama," terangnya.

3. Sediakan ruang isolasi

Jeep Wisata Tebing Breksi. IDN Times/Siti Umaiyah
Jeep Wisata Tebing Breksi. IDN Times/Siti Umaiyah

Setiap harinya termasuk saat long weekend kemarin pihaknya selalu menempatkan petugas di semua area untuk memberikan pengawasan dan sosialisasi kepada pengunjung. Menurut Kholiq ada beberapa area yang sangat diprioritaskan untuk antisipasi kerumunan seperti pos tiket, icon Breksi seperti naga, wayang, letter Tebing Breksi dan atas tebing.

Selain pengawasan dan sosialisasi, pihaknya menyediakan lokasi isolasi dan tenaga medis sebagai antisipasi adanya pasien yang bersuhu lebih dari yang ditetapkan

"Kami sediakan gubuk isolasi beserta tenaga medis. Bagi pengunjung bersuhu tinggi istirahat sebentar, kalau suhu normal boleh masuk, kalau tetap tinggi ya mohon maaf berkunjungnya lain waktu," paparnya. 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Jogja

See More

Dugaan Malapraktik Balita, RSUD Prambanan Klaim Penanganan Sesuai SOP

12 Jun 2026, 17:15 WIBNews