Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
1.594 Peserta CPNS Rebutkan 623 Kursi di Kabupaten Sleman
Suasana pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 seleksi kompetensi dasar (SKD) di Kampus Institut Teknologi Sumatera 2 Februari 2020 lalu. Dok. IDN Times/bt

Sleman, IDN Times - Sebanyak 1.594 peserta Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2019 Kabupaten Sleman mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) di Jogja Expo Center (JEC).

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sleman, Priyo Handoyo menjelaskan tes dilakukan selama tiga hari berturut-turut, mulai Selasa (8/9/2020) hingga Kamis (10/9/2020). 

1. Peserta dibatasi hanya 200 orang per sesi

Ilustrasi Peserta CPNS di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Selama tes dibagi menjadi tiga sesi. Per sesi peserta hanya dibatasi 200 orang. Priyo menjelaskan untuk tingkat kehadiran sendiri tergolong tinggi, hanya ada beberapa peserta yang tidak datang pada saat tes.

"Memang ada pembatasan, per sesi dibatasi sekitar 200 peserta saja. Dalam sehari ada tiga sesi," ungkapnya pada Rabu (9/9/2020).

2. Peserta diberi kelonggaran pilih lokasi tes

Ilustrasi. Daftar peserta ujian CPNS kota Siantar (IDN Times/Gideon Aritonang)

Humas Kantor Regional I Badan Kepegawaian Negara (BKN), Ridlowi menjelaskan lantaran pandemik para peserta SKB diberikan kelonggaran untuk memilih lokasi tes. 

"Misal kemarin kebetulan di Jakarta atau luar kota mana, kebetulan kena lockdown bisa memilih lokasi terdekat di tempat stay-nya itu. Tapi lokasi harus di kantor BKN, kalau di jogja di Kantor BKN, kalau di semarang di UPT Semarang," terangnya.

3. Ruangan tes harus steril

Ilustrasi tes CPNS di Palembang (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Untuk mengantisipasi adanya penularan COVID-19, sebelum memasuki ruangan tes para peserta akan dicek suhu terlebih dulu dan diwajibkan untuk mematuhi protokol kesehatan. Begitu pula untuk lokasi tes, sebelum dilanjutkan ke sesi berikutnya ruangan dilakukan sterilisasi.

"Per sesi juga dilakukan disinfektan (ruangan), peserta juga steril dilakukan cek suhu. Kalau di atas 37,3 diberi ruang tersendiri, nanti jeda berapa puluh menit. Kalau suhu masih tinggi maka akan ada tim medis yang menangani," paparnya. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article