Ilustrasi penyemprotan disinfektan pasar tradisional. IDN Times/Candra Irawan
Menurut Sukrisna, penutupan pasar ditujukan untuk melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh area Pasar Bantul. Sehingga, pasar aman dari paparan COVID-19 ketika dibuka kembali.
"Penutupan pasar sementara maksimal tiga hari akan digunakan untuk penyemprotan disinfektan dan itu sudah sesuai dengan SOP penanganan COVID-19," ucapnya.
"Kalau pasar ditutup lama nanti pedagang akan sangat merugi banyak," tambahnya lagi.
Lebih jauh, Sukrisna mengatakan tidak mengetahui persis 12 pedagang yang dinyatakan reaktif apakah pedagang yang jualan sayuran, pakaian atau makanan kering. Namun memang mobilitas pedagang di pasar mobilitasnya tinggi dan bertemu banyak orang.
"Saya tidak tahu persis pedagang yang reatif adalah pedagang pakaian, sayuran, ikan atau pedagang lainnya. Yang jelas ada 12 pedagang dinyatakan reaktif rapid test," tuturnya.