1,1 Juta Penumpang Gunakan KA di Daop 6, Terbanyak di Stasiun Yogyakarta

- Terjadi peningkatan jumlah penumpang kereta api selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026
- Stasiun Yogyakarta menduduki peringkat pertama dengan jumlah penumpang terbanyak
- KAI Daop 6 mengoperasikan total 37 perjalanan kereta api jarak jauh per harinya termasuk di dalamnya 10 KA tambahan
Yogyakarta, IDN Times - Sebanyak 1.137.154 penumpang datang maupun berangkat dari stasiun kereta api di wilayah Daop 6 selama masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menjelaskan jumlah kumulatif keberangkatan atau penumpang naik sebanyak 571.375 penumpang, dan kumulatif kedatangan atau penumpang turun mencapai 566.779 penumpang.
KAI Daop 6 Yogyakarta secara resmi telah menuntaskan Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 pada Minggu, 4 Januari 2026. Selama 18 hari Angkutan Nataru 2025/2026 yakni mulai 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
"Angka ini menunjukkan masyarakat menaruh kepercayaan dan menjadikan KA sebagai pilihan moda transportasi andalan dalam bepergian selama periode liburan Nataru," ujar Feni Novida Saragih, Senin (5/1/2026).
1. Terjadi peningkatan jumlah penumpang

Feni mengungkapkan adanya pertumbuhan atau peningkatan jumlah penumpang yang signifikan dibandingkan dengan Nataru sebelumnya. Pada periode Nataru tahun lalu, secara kumulatif jumlah penumpang tercatat sebanyak 1.014.292 penumpang yang terdiri dari 505.025 penumpang berangkat dan 509.267 penumpang datang.
"Dengan demikian, total kumulatif keberangkatan dan kedatangan Angkutan Nataru kali ini mengalami peningkatan sebesar 12 persen dibandingkan Nataru periode sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi selama musim libur natal dan tahun baru," kata Feni.
Feni menambahkan aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan yang terjamin, on time performance yang dipastikan tercapai, para awak kereta api yang tersertifikasi siap bertugas secara fisik dan mental, para petugas frontliner yang helpful, sarana dan prasarana yang diremajakan, hingga berbagai peningkatan fasilitas pelayanan serta berbagai manfaat lebih pelayanan KAI menjadi nilai unggul yang menjadi faktor mengapa masyarakat menaruh kepercayaan kepada moda transportasi yang dijuluki si ular besi ini.
2. Stasiun Yogyakarta duduki peringkat pertama

Feni mengungkapkan ada 6 Stasiun yang mencatatkan jumlah penumpang berangkat atau naik terbanyak. Urutan pertama yakni Stasiun Yogyakarta dengan 242.334 penumpang. Disusul Stasiun Solo Balapan 116.142 penumpang, Stasiun Lempuyangan 113.459 penumpang, Stasiun Klaten 25.607 penumpang, Stasiun Purwosari 24.717 penumpang, dan Stasiun Wates 12.275 penumpang.
Kemudian stasiun yang mencatatkan jumlah penumpang datang/turun terbanyak yakni Stasiun Yogyakarta 233.681 penumpang dan Stasiun Solo Balapan 121.091 penumpang. Kemudian Stasiun Lempuyangan 108.473 penumpang, Stasiun Klaten 26.231 penumpang, Stasiun Purwosari 24.538 penumpang, dan Stasiun Wates 12.433 penumpang.
"Catatan tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan kereta api sebagai moda transportasi utama selama libur Nataru 2025/2026," kata Feni.
3. Total 37 perjalanan KA dioperasikan

Menurut Feni, selama masa libur Nataru 2025/2026, KAI Daop 6 mengoperasikan total 37 perjalanan kereta api jarak jauh per harinya termasuk di dalamnya 10 KA tambahan. KAI Daop 6, kata Feni, juga menghadirkan berbagai fasilitas baru selama masa Angkutan Nataru 2025/2026. Di antaranya adalah ornamen tematik khas Natal yang menghiasi berbagai stasiun, menciptakan atmosfer yang hangat dan meriah bagi para penumpang.
Selain itu, ada fasilitas kursi tunggu yang nyaman, drinking water station yang menyediakan air mineral gratis, AC portable dan blower, serta pembersih sepatu elektrik dan blower untuk kenyamanan pelanggan semakin menambah kualitas layanan yang diberikan.
"KAI Daop 6 Yogyakarta juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada TNI/POLRI, Dishub, BMKG, rekan-rekan media, para pencinta kereta api, dan seluruh pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu atas dukungan yang luar biasa selama masa Angkutan Nataru 2025/2026," jelas Feni.


















