Comscore Tracker

5 Pelajaran Hidup dari Sepasang Sandal, Remeh tapi Tangguh

Dari sandal, kamu belajar jadi sosok berani

Sandal termasuk barang yang tidak boleh dilupakan. Fungsi benda satu ini melindungi kaki dari batu kerikil atau benda tajam. Bahkan di era sekarang, sandal menjadi item fashion dengan bermacam model yang bisa dipilih.

Tapi tahukah kamu? Sandal bukan hanya benda yang melindungi kaki dari kerikil dan benda. Atau item fashion dengan beragam model yang bisa dipilih. Namun, ada filosofi di baliknya. Mari resapi lima pelajaran hidup yang bisa didapat dari sepasang sandal.

1. Sandal mengajarkan kita tentang kerendahan hati 

5 Pelajaran Hidup dari Sepasang Sandal, Remeh tapi Tangguhilustrasi sandal (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Siapa yang tidak kenal dengan benda satu ini? Hampir semua orang memilikinya. Bahkan sandal menjadi item fashion yang tidak boleh dilupakan. Tapi di balik itu semua, sandal memiliki filosofi hidup yang mendalam.

Hari sandal kamu bisa belajar tentang kerendahan hati. Sebagus dan semahal apapun, ia selalu berada di bawah kaki. Tidak pernah menonjolkan diri secara berlebihan agar dilihat banyak orang. Sebagaimana sandal, jangan pernah angkuh dan merasa tinggi hati.

2. Sandal juga mengajarkan tentang kekuatan menghadapi tantangan 

5 Pelajaran Hidup dari Sepasang Sandal, Remeh tapi Tangguhilustrasi sandal (pexels.com/Tamba Budiarsana)

Sandal menjadi barang yang berharga bagi kaki. Saat ada kerikil dan benda tajam, telapak kakimu tidak akan terluka karena ada yang menjadi alas.  Tapi sandal menarik bukan karena fungsinya saja. Melainkan pesan berharga di baliknya.

Dari sini kamu bisa belajar makna kekuatan menghadapi tantangan. Sandal tidak langsung rusak saat terkena bebatuan atau benda-benda yang bisa melukai kaki. Dalam menjalani hidup, kamu jangan pernah hancur hanya karena menghadapi satu tantangan. 

3. Dari sandal kamu bisa belajar mengenai kesederhanaan 

5 Pelajaran Hidup dari Sepasang Sandal, Remeh tapi Tangguhilustrasi sandal (pexels.com/Pixabay)

Kita seringkali meremehkan fungsi sandal. Hanya sebagai alas yang melindungi kaki agar tidak terluka. Tanpa mau menyadari jika sandal juga memiliki pelajaran hidup yang bisa dipetik.

Jika diamati, sandal turut mengajarkan kesederhanaan. Contohnya seperti sandal jepit. Ia tampil apa adanya tanpa berlebihan. Namun demikian, ini tidak mengurangi fungsinya. Seperti sandal, jadilah orang yang sederhana tanpa mengurangi esensi hidup yang sebenarnya.

Baca Juga: 5 Filosofi Ponsel dalam Hubungan Percintaan, Jarang Disadari

4. Selain itu, kamu juga bisa tahu arti kerja sama

5 Pelajaran Hidup dari Sepasang Sandal, Remeh tapi Tangguhilustrasi sandal (pexels.com/RODNAE Productions)

Langkah kaki selalu berjalan beriringan. Jika kaki kanan di depan maka kaki kiri di belakang. Otomatis sandal juga mengikuti hal tersebut. Tapi tahukah kamu pelajaran yang bisa dipetik?

Dari sepasang sandal kamu tahu arti kerja sama. Tidak ada upaya saling mendahului atau menjatuhkan. Sepasang sandal berjalan beriringan mendampingi kaki sampai mencapai tujuan. Pola kerja sama ini harus kamu contoh jika ingin meraih kesuksesan.

5. Sandal juga mengajarkan perbedaan tidak seharusnya dijadikan perselisihan 

5 Pelajaran Hidup dari Sepasang Sandal, Remeh tapi Tangguhilustrasi sandal (pexels.com/Madi WCF)

Berapa banyak orang yang saling berdebat karena perbedaan? Mereka menganggap diri sendiri yang paling benar. Sedangkan orang lain yang memiliki pemikiran tidak sama akan disalahkan.

Sekarang saatnya kamu mengamati sendal dan meresapi maknanya. Sepasang sandal pasti berbeda. Kamu tidak bisa menggunakan sandal kaki kanan untuk kaki kiri, begitu juga sebaliknya. Tapi justru perbedaan inilah yang akan menyelaraskan langkah.

Sandal mungkin terlihat sederhana dan fungsinya hanya sebagai alas kaki. Padahal ada banyak filosofi di baliknya. Dari sandal kamu bisa belajar banyak mengenai kerendahan hati sampai menghargai perbedaan. Alangkah bijaknya jika kamu bisa memahami pelajaran hidup tersebut dengan tepat.

Baca Juga: Filosofi Jepang Wabi-sabi, Obat bagi Jiwa Perfeksionis

Mutia Zahra Photo Community Writer Mutia Zahra

Let's share positive energy

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya