3 Film dan Series Putri Marino Hasil Adaptasi Novel, Laris di Pasaran!

The Architecture of Love, menjadi salah satu film Indonesia yang siap meramaikan bioskop di akhir April 2024.
Film ini merupakan adaptasi novel karya Ika Natassa, yang dimainkan Nicholas Saputra dan Putri Marino. Dua bintang film Indonesia beradu akting dalam film yang mengambil latar di New York, Amerika.
Tak hanya The Architecture of Love, ada tiga judul hasil adaptasi novel yang dimainkan oleh Putri Marino. Berikut ulasannya.
1. Layangan Putus (2021)

Layangan Putus berhasil menjadi salah satu series yang berhasil membuat nama Putri Marino melambung. Sebuah series yang tayang di WeTV, menceritakan perselingkuhan yang diadaptasi novel populer di media sosial, karya Mommy ASF.
2. Gadis Kretek (2023)

Dipasangkan dengan Arya Saloka, Putri Marino kembali mencuri perhatian lewat karakter Arum di series Gadis Kretek. Menjadi original series pertama Indonesia di Netflix, Gadis Kretek menceritakan kisah seorang pengusaha rokok ternama di Indonesia.
3. The Architecture of Love (2024)

Selanjutnya adalah The Architecture of Love, yang diproduksi Starvision Plus. Film ini , menceritakan seorang peremouan yang ditinggal meninggal pasangannya. Raia Risjad (Putri Marino), berprofesi sebagai penulis novel, akhirnya memutuskan untuk mencari inspirasi dan membuka lembaran baru di New York.
Secara tidak sengaja, Raia bertemu seorang arsitek bernama River (Nicholas Saputra). Keduanya merasa cocok hingga tumbuh rasa cinta, namun River memiliki trauma di masa lalu dalam hal asmara.
Siap nonton akting Putri Marino di film The Architecture of Love? Jangan lupa untuk membaca novelnya ya!










![[QUIZ] Kamu Mudah Dimanipulasi atau Punya Batasan Kuat? Cek di Sini!](https://image.idntimes.com/post/20250604/pexels-karolina-grabowska-6134903-120d99068824bc16e20fee794f36b728-c5babad5ba5357e885badf08634924d9.jpg)








