Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X meninjau Pasar FKY, di Eks Pabrik Gula Beran, Area Pemda, pada Minggu (13/9/2026). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Ada empat program utama yang jadi tulang punggung FKY 2026. Pawai Budaya jadi pembuka rangkaian acara, mengarak semangat tema AKSARA dari area utama festival ke ruang publik sekitarnya. Panggung Budaya sendiri jadi wadah bagi pelaku seni pertunjukan untuk tampil bergiliran sepanjang hari.
Buat kamu yang ingin belanja produk lokal, mampir saja ke Pasar Budaya yang terbagi menjadi Pasar Saptawara dan Pasar Wigyan. Pasar Saptawara diisi UMKM warga setempat, buka setiap hari pukul 10.00 sampai 22.00 WIB, sedangkan Pasar Wigyan punya jam operasional lebih fleksibel, menyesuaikan waktu pedagang. Ada juga Pameran Seni Terapan yang menampilkan karya seniman di balik desain panggung, papan informasi, hingga booth pasar, sehingga hampir seluruh sudut lokasi festival ini adalah karya seni tersendiri.
Di luar itu, kamu juga bisa menjumpai aktivasi lain, seperti Ayo Maca untuk perpustakaan keliling, Ayo Dolanan untuk permainan tradisional, dan Pojok Sorot untuk pemutaran film karya pelajar.