Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PSS Waspadai Kekuatan Persiba, Ansyari: Pemain harus Main Ngotot
PSS Sleman menang lawan 2-1 lawan Persiku Kudus di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (20/4/2026) malam. (Instagram/pssleman)
  • PSS Sleman bersiap menghadapi laga tandang krusial melawan Persiba Balikpapan pada pekan ke-26 Pegadaian Championship 2025/2026 dengan kewaspadaan tinggi terhadap kekuatan lawan.
  • Pelatih Ansyari Lubis menilai pertahanan Persiba sangat solid dan meminta pemain PSS bermain lebih ngotot karena lawan sedang berjuang keluar dari zona degradasi.
  • Ansyari menekankan pentingnya PSS mengontrol permainan, menekan sejak awal, serta menjaga intensitas agar tidak memberi ruang bagi Persiba untuk mendominasi pertandingan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sleman, IDN Times - PSS Sleman bakal melakoni laga krusial melawan tuan rumah Persiba Balikpapan. Kewaspadaan tinggi menjadi salah satu aspek penting bagi PSS Sleman menghadapi laga tandang kontra Persiba Balikpapan yang tersaji pada lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026 pekan ke-26 pada hari Minggu (26/4/2026) malam.

1. Persiba tetap jadi lawan sulit

Ansyari Lubis IDN Times/Hasudungan

Menurut Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis, menyatakan Persiba Balikpapan tetap menjadi lawan sulit, terutama pertahanan mereka yang solid. Hal itu, kata Ansyari, tercermin dari tren pertandingan mereka yang banyak berakhir imbang serta kekalahan tipis. Hal ini menjadi indikator bahwa lini pertahanan Persiba cukup kuat untuk meredam tekanan lawan.

“Kita tahu di bawah kepemimpinan Coach Leo Tupamahu, mereka menampilkan permainan yang militan. Itu yang harus kita antisipasi,” jelasnya dikutip laman resmi klub, Jumat (24/4/2026).

2. Pemain harus bermain ngotot

Laga Perdana Championship, PSS Sleman Bekuk Persiba Balikpapan 2-1. (Instagram/pssleman)

Ansyari menginstruksikan para pemainnya untuk bermain lebih ngotot pasalnya Persiba saat ini memiliki motivasi tinggi untuk lepas dari degradasi. Situasi ini menurutnya menjadi pemicu tambahan untuk tampil habis-habisan demi memperbaiki posisi mereka di klasemen.

“Biar bagaimanapun itu yang harus kita antisipasi, karena mereka juga mau keluar dari zona degradasi,” jelasnya.

Dengan persiapan yang matang, PSS diharapkan mampu tampil lebih agresif dan efektif, sekaligus menjaga fokus sepanjang laga agar tidak terjebak dalam permainan keras dan rapat yang akan ditampilkan Persiba.

3. PSS harus kontrol permainan

Laga Perdana Championship, PSS Sleman Bekuk Persiba Balikpapan 2-1. (Instagram/pssleman)

Ansyari menambahkan dalam situasi seperti ini, PSS harus mampu mengontrol permainan dan tidak membiarkan Persiba mendominasi intensitas pertandingan. Menurutnya, kunci utama adalah keberanian untuk menekan sejak awal dan tidak memberi ruang bagi lawan berkembang.

“Ketika mereka bermain dengan motivasi dan intensitas yang tinggi, kita juga harus lebih dari mereka. Dan kita jangan mau ditekan, harus kita yang menekan mereka. Jadi salah satu kuncinya, semua pemain harus mau kerja keras dan berkorban. Ketika kita tidak dengan bola, kita harus sama-sama untuk secepatnya merebut bola,” ungkap Ansyari Lubis.

Editorial Team