Pemain yang gemar bernyanyi dan bersepeda ini menceritakan proses kepindahannya ke Laskar Mataram. Alwi memutuskan menerima tawaran PSIM setelah masa kontraknya di klub lama berakhir.
Selain itu, atmosfer sepak bola yang hidup serta daya tarik Kota Jogja menjadi alasan kuat di balik keputusannya. Menurutnya, PSIM adalah klub luar biasa yang bermarkas di kota yang sangat istimewa baginya.
“Menurut saya, PSIM ini tim yang sangat luar biasa dan juga berada di kota yang sangat istimewa bagi saya. Saya ingin bisa membawa PSIM Jogja lebih baik lagi dengan peringkat yang lebih baik juga. Untuk target individu, saya akan berusaha menjadi pemain yang lebih baik terus di setiap harinya,” pungkasnya.