Gol Penalti Ze Valente Bawa PSIM Kembali ke Jalur Kemenangan

- PSIM Yogyakarta mengakhiri paceklik kemenangan usai menundukkan Semen Padang FC 1-0 di Stadion Sultan Agung, Bantul.
- Gol tunggal PSIM dicetak Ze Valente lewat eksekusi penalti pada menit ke-61 setelah peluang di babak pertama buntu.
- Tambahan tiga poin membawa PSIM naik ke peringkat enam klasemen sementara, hanya terpaut satu poin dari posisi lima besar.
Yogyakarta, IDN Times - PSIM Yogyakarta mengakhiri paceklik kemenangan usai mengalahkan Semen Padang FC dalam pekan lanjutan Super League 2025/2026.
Gol semata wayang yang dicetak Ze Valente membawa PSIM memenangi duel yang diselenggarakan di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, DIY, Minggu (4/1/2026) sore ini.
1. Batal dapat penalti di babak pertama
Babak pertama laga tak ada gol tercipta dari kedua tim. Memang tak banyak peluang yang dimiliki PSIM maupun Semen Padang.
PSIM bermain menyerang hingga mendominasi menit-menit awal laga. Tapi, justru tim tamu yang membuat peluang berbahaya lewat Cornelius Stewart di menit ke-16. Namun, kiper tuan rumah, Cahya Supriadi mampu menepis tendangan kaki kiri pemain asal Saint Vincent dan Grenadines itu.
Tiga menit berselang, giliran Pedro Matos yang coba mengancam gawang PSIM. Namun, sundulannya masih belum menemui sasaran.
PSIM punya peluang di menit ke-28 lewat Nermin Haljeta. Tendangannya yang masih bisa dimentahkan kiper Semen Padang, Arthur Augusto membuat papan skor tak berubah.
Pasukan Jean-Paul van Gastel terlihat kesulitan menembus lini belakang lawan yang bermain cukup rapat. Hadiah penalti usai Deri Corfe dijatuhkan di area terlarang juga dibatalkan usai wasit menyatakan bukan pelanggaran berdasarkan hasil cek VAR. Skor kacamata bertahan hingga babak pertama habis.
2. Gol penentu kemenangan PSIM
Memasuki babak kedua, PSIM masih mendominasi penguasaan bola, sedangkan Semen Padang di bawah komando kapten Angelo Meneses tetap bertumpu pada organisasi bertahan, sembari sesekali melepas serangan balik cepat.
Momen krusial didapat PSIM di menit ke-61 setelah wasit menunjuk titik putih. Ze Valente maju sebagai algojo. Arah tendangannya mampu dibaca Arthur, tapi bola tetap meluncur ke gawang Semen Padang. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah.
Ze Valente bisa saja mencetak brace beberapa menit berselang jika tendangannya dari dalam kotak penalti tak mampu diamankan Arthur.
Semen Padang bermain lebih terbuka dan meningkatkan agresivitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Beberapa peluang tercipta, kendati tim asuhan Dejan Antonic itu belum mampu menjebol lini pertahanan PSIM.
Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tetap tak berubah. PSIM mengunci tiga poin, sedangkan Semen Padang harus pulang dengan tangan hampa dari SSA.
3. Kembali ke jalur kemenangan, kejar lagi lima besar
Raihan tiga poin ini penting bagi PSIM untuk bisa kembali ke lima besar klasemen Super League musim ini. Reva Adi Utama dkk dengan hasil laga sore ini naik ke peringkat 6 klasemen sementara.
PSIM kini mengantongi 27 poin hasil 16 laga. Mereka terpaut satu poin dari Persita Tangerang di peringkat 5 klasemen sementara.
PSIM juga kembali ke jalur kemenangan setelah pada tiga laga sebelumnya mereka hanya mampu meraih dua poin hasil sekali kalah dan dua kali imbang.
Bahkan, dua hasil imbang diperoleh lewat perjuangan melawan dua tim papan bawah, yakni PSBS Biak dan Persijap Jepara.
















