Sleman, IDN Times - Lari dan jogging menjadi pilihan olahraga yang mudah, murah, dan makin digemari. Salah satu yang tengah menjadi tren adalah slow jogging alias lari santai. Berbeda dengan jogging biasa, slow jogging dilakukan tanpa memacu tenaga secara berlebihan. Saking santainya, kita masih bisa tersenyum, mengobrol tanpa terengah-engah, dan bernapas dengan stabil.
Pakar Fisiologi Olahraga Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Zainal Muttaqin, membagikan sejumlah panduan penting agar aktivitas slow jogging memberikan hasil optimal sekaligus aman bagi tubuh.
