Comscore Tracker

Dicap Tiran, 7 Hal Baik yang Pernah Dilakukan Kaisar Nero

Pada masanya dianggap pahlawan wong cilik di Romawi

Nero Claudius Caesar Augustus Germanicus adalah salah satu kaisar paling kontroversial dalam sejarah Romawi. Pemerintahannya ditandai dengan kekerasan, pemborosan, dan tirani. Tak lupa, peristiwa Kebakaran Besar Roma yang selalu dikaitkan dengannya. Sayangnya, semua bias ini sering kali menutupi beberapa kualitas positif darinya.

Seperti pemimpin lainnya, Nero juga pernah melakukan hal-hal baik untuk Romawi. Tanpa menunggu lebih lama, mari simak 7 hal baik yang pernah dilakukan oleh Kaisar Nero di bawah ini!

1. Nero membangun kembali Kota Roma setelah kebakaran besar

Dicap Tiran, 7 Hal Baik yang Pernah Dilakukan Kaisar NeroIlustrasi Kota Roma Kuno. (flickr.com/Miguel Virkkunen Carvalho)

Pada pertengahan Juli 64 M, kebakaran hebat menghancurkan sebagian besar Kota Roma, membuat ratusan ribu warga Romawi hidup di jalanan dan menewaskan banyak di antaranya. Banyak yang percaya kalau Nero "memicu" kebakaran tersebut, dan bahkan bermain musik ketika kebakaran berlangsung.

Namun, beberapa sejarawan yakin kalau pendapat tersebut adalah miskonsepsi. Belakangan, diketahui kalau Nero tidak berada di kota tersebut, dan kabar tersebut mungkin dibuat oleh Senat Romawi untuk mendiskreditkannya.

Terlepas dari kebenaran di atas, nyatanya Nero cukup baik kepada warga Romawi yang terdampak oleh kebakaran besar tersebut. Melansir dari laman Smithsonian
Magazine, ia bahkan menyediakan makanan untuk mereka serta memperbaiki infrastruktur Kota Roma setelah kebakaran.

Dia memutuskan kalau semua bangunan harus dibangun dari batu bata dengan genteng tanah liat untuk mencegah kebakaran di masa depan. Berkat Nero, Roma menjadi kota yang lebih "aman" dari berbagai kebakaran yang terjadi setelahnya.

2. Nero membangun istana Romawi terbesar yang pernah ada saat itu: Domus Aurea

Dicap Tiran, 7 Hal Baik yang Pernah Dilakukan Kaisar NeroThe Golden House of Nero atau Domus Aurea (Archaeology Magazine)

Kita tahu kalau setelah kebakaran Nero membangun banyak gedung dan monumen publik baru. Namun yang paling mengesankan dari itu semua adalah Domus Aurea atau "The Golden House." Sayangnya, pembangunan istana ini dipandang sebagai hasil korupsi belaka, mengingat ia dibangun setelah kebakaran besar terjadi.

Sisi baiknya, beberapa orang yang hidup pada zamannya memuji Nero karena visi dan kecakapan tekniknya. Sisi buruknya, banyak yang mencela Nero sebagai megalomaniak yang menyia-nyiakan sumber daya publik untuk proyek pribadinya.

3. Nero menurunkan pajak secara signifikan

Dicap Tiran, 7 Hal Baik yang Pernah Dilakukan Kaisar NeroIlustrasi pajak, salah satu hal yang direformasi oleh Kaisar Nero (Pexels/Nataliya Vaitkevich)

Selain dikenal sebagai tiran yang kejam, Nero juga lekat dengan beragam pemborosan yang tak perlu. Terlepas dari citranya tersebut, nyatanya Nero berhasil mereformasi pajak selama masa pemerintahannya.

Nero menyadari kalau cara terbaik untuk meningkatkan pendapatan adalah dengan mendorong pertumbuhan ekonomi dan mengurangi pajak mereka secara signifikan. Tentu saja, gebrakan ini adalah hal yang dibenci oleh Senat Romawi.

Seperti dijelaskan dalam Encyclopædia Britannica, Nero menciptakan banyak lapangan kerja untuk mendorong perekonomian. Namun setelah Kebakaran Besar Roma, ia mengubah kebijakan untuk membangun kembali kota, dan sayangnya menaikkan pajak lagi.

Baca Juga: 11 Fakta Kuil Artemis di Efesus, Keajaiban Dunia Kuno

4. Nero senang mempromosikan seni dan olahraga

Dicap Tiran, 7 Hal Baik yang Pernah Dilakukan Kaisar NeroIlustrasi olahraga atletik, hal yang disukai oleh Kaisar Nero selain seni (Unsplash/Braden Collum)

Nero sangat menyukai karya seni. Toh, banyak juga yang percaya kalau ia memainkan alat musik di tengah Kebakaran Besar Roma. Namun jarang yang tahu kalau dia membuat musik dan puisi sendiri, lalu tampil di hadapan warga Romawi dan senator.

Sebagai seorang seniman, Nero sangat mengapresiasi budaya Yunani. Dia mengundang para cendekiawan Yunani ke Roma dan memesan salinan patung-patung Yunani. Nero juga membangun Domus Aurea dan Colossus of Nero yang menggabungkan arsitektur Romawi dan Yunani.

Sebagai kaisar, Nero memastikan kalau Yunani tetap menjadi bagian penting dari Kekaisaran Romawi. Ia sangat menyukai seni. Bahkan di ujung napasnya ia berkata: "Seorang seniman telah mati bersamaku!"

Selain seni, Nero juga menggemari olahraga atletik kelas berat. Ia bahkan melakukan banyak hal untuk mendukung acara atletik. Bagaimanapun, dia adalah atlet yang berbakat dan pernah memenangkan kompetisi yang diselenggarakannya. Selain berpartisipasi langsung, ia juga suka menonton perlombaan olahraga. 

5. Nero mengizinkan budak untuk mengeluh kepada majikannya

Dicap Tiran, 7 Hal Baik yang Pernah Dilakukan Kaisar NeroIlustasi perbudakan manusia di Romawi Kuno (TheCollector)

Perbudakan adalah bagian gelap dari peradaban manusia, tak terkecuali Romawi Kuno. Namun, di bawah pemerintahan Kaisar Nero, budak diizinkan untuk mengajukan keluhan terhadap majikannya, terutama ketika mereka diperlakukan layaknya binatang.

Sebelum pemerintahan Nero, budak tidak memiliki sokongan hukum jika mereka diperlakukan dengan buruk oleh majikannya. Aturan yang progresif ini membantu meningkatkan status budak dalam masyarakat Romawi, dan turut menabur benih untuk penghapusan perbudakan di masa depan.

6. Lewat kemampuan diplomatiknya, Nero mengakhiri perang melawan Kekaisaran Parthia

Dicap Tiran, 7 Hal Baik yang Pernah Dilakukan Kaisar NeroPeta Kekaisaran Parthia, salah satu kekaisaran yang berhasil didekati secara diplomatik oleh Nero (World History Maps)

Tak hanya jago dalam bidang seni dan olahraga, Nero juga memiliki pemikiran politik yang cukup tajam. Ia sering kali menjembatani perjanjian damai dengan musuh-musuh Romawi. Salah satu langkah diplomatiknya yang paling terkenal adalah menjalin perdamaian dengan Kekaisaran Parthia yang saat itu mengendalikan wilayah Armenia kuno.

Sebagai ancaman besar di wilayah timur Romawi, Nero menyadari bahwa berdamai dengan Kekaisaran Parthia adalah keputusan terbaik. Dijelaskan dalam laman World History Encyclopedia kalau Nero mengirim utusan ke pengadilan Parthia, di mana mereka berhasil merundingkan perjanjian damai. 

Perjanjian ini memungkinkan Roma untuk memfokuskan sumber dayanya di area lain, seperti memperluas wilayahnya di Britannia. Hasilnya, pemerintahan Nero menjadi periode penting dalam sejarah Romawi, di mana Kekaisaran Romawi mencapai puncak kekuasaan dan era stabilitas setelahnya. 

7. Warga Romawi tetap mencintai Nero, bahkan setelah kematiannya

Dicap Tiran, 7 Hal Baik yang Pernah Dilakukan Kaisar NeroLukisan Kaisar Nero, salah satu pemimpin paling kontroversial dalam sejarah Romawi (TheCollector)

Nero adalah salah satu penguasa Romawi yang populer, meskipun faktanya dia tidak disukai oleh Senat Romawi. Banyak orang yang mencintainya karena dia murah hati kepada warga Romawi dan seringkali menghibur mereka sebagai artis yang hebat.

Nero juga dikenal sebagai orang yang dermawan. Dia sering memberikan uang kepada orang miskin dan mereka yang membutuhkan. Namun tak dapat dipungkiri kalau ia adalah orang yang boros.

Seperti dilansir laman Live Science, Nero terus-menerus meminta uang dari Senat dan memaksa mereka untuk tunduk pada setiap keinginannya. Akibatnya, Senat melihat Nero sebagai bahaya bagi kekuasaan dan posisi mereka, sekaligus ancaman bagi stabilitas Romawi sendiri.

Setelah membaca artikel ini, semoga kamu jadi lebih memahami sisi lain dari Kaisar Nero. Sementara di masanya Nero dianggap sebagai pahlawan "wong cilik", buku sejarah justru melihatnya sebagai seorang tiran yang kejam dan narsis.

Baca Juga: Seberapa Akurat Sejarah dalam Film Gladiator (2000)?

Shandy Pradana Photo Community Writer Shandy Pradana

"I don't care that they stole my idea. I care that they don't have any of their own." - Tesla // I am a 20% historian, 30% humanist and 50% absurdist // For further reading: linktr.ee/pradshy

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya