Comscore Tracker

Anggota Positif COVID-19, Satpol PP Yogyakarta Akan Skrining Personel

Anggota yang positif sudah ditangani sesuai prosedur

Yogyakarta, IDN Times - Salah seorang anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Yogyakarta dikabarkan positif terpapar COVID-19.

Informasi itu dibenarkan oleh Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta Agus Winarto saat dijumpai selepas Apel Gelar Pasukan Pengamanan Malioboro di Tempat Parkir Khusus (TKP) Abu Bakar Ali, Kota Yogyakarta, Kamis (20/8/2020).

"Sudah ditangani sesuai prosedur yang ada," terang Agus.

Baca Juga: [UPDATE] Dari 31 Kasus Konfirm Baru, 21 di Antaranya dari Sleman

1. Diduga tertular orangtua

Anggota Positif COVID-19, Satpol PP Yogyakarta Akan Skrining PersonelKepala Satpol PP Kota Yogyakarta Agus Winarto. IDN Times/Tunggul Damarjati

Agus menyampaikan, anggotanya tersebut dinyatakan terkonfirmasi COVID-19 pada Rabu (19/8/2020).

"Dia warga Kota Yogyakarta, umurnya sekitar 27-28 tahun," ungkap Agus.

Menurutnya, kasus ini terungkap usai Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta melakukan penelusuran kontak erat terhadap salah seorang pasien corona. Hingga akhirnya mengarah kepada anggotanya tersebut.

"Yang positif sebelumnya itu ayahnya. Lalu dilakukan tracing kontak erat. Sebenarnya dia (anggota) dengan orangtua tinggal di tempat yang berbeda. Tapi, karena sering mampir ke sana," urainya.

2. Tergabung dalam satuan intel

Anggota Positif COVID-19, Satpol PP Yogyakarta Akan Skrining PersonelIDN Times/Tunggul Damarjati

Agus tak menampik kabar beredar bahwa anggotanya yang terpapar SARS-CoV-2 ini berada dalam satuan intel. Bertugas dalam regu terbatas.

"Ketugasannya tidak di pasukan. Dia hanya punya regu 6 orang dan tidak pernah bersentuhan dengan kelompok yang lain. Jadi, 6 orang yang satu regu dengan yang bersangkutan akan dilakukan swab oleh Dinkes," lanjut Agus.

3. RDT seluruh anggota

Anggota Positif COVID-19, Satpol PP Yogyakarta Akan Skrining PersonelIDN Times/Tunggul Damarjati

Pihaknya bagaimanapun setelah ini tetap akan meminta para anggotanya menjalani rapid test. Mengingat peran jajaran Satpol PP juga penting dalam mengamankan dan memastikan apakah warga telah menerapkan protokol kesehatan atau masih abai.

"Sementara ini belum, tapi dalam waktu dekat ini Dinkes akan melakukan rapid kepada teman-teman di lapangan," pungkasnya. 

Baca Juga: Risiko Penularan Tinggi, 3 Kecamatan di Sleman Kembali Jadi Zona Merah

Topic:

  • Paulus Risang

Berita Terkini Lainnya