Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Tips Antar Anak Hari Pertama Sekolah agar Gak Drama
ilustrasi mengantar anak sekolah (magnifics.com/prostooleh)
  • Hari pertama sekolah bisa memicu campuran emosi bagi anak dan orangtua, sehingga penting menciptakan suasana tenang dan menyenangkan sejak pagi.
  • Orangtua disarankan menyiapkan perlengkapan lengkap, memberi motivasi positif, serta menjaga komunikasi lembut agar anak lebih percaya diri di lingkungan baru.
  • Berinteraksi dengan guru dan staf sekolah membantu pemantauan adaptasi anak, sementara perpisahan yang hangat membuat mereka lebih berani menjalani hari pertamanya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Hari pertama masuk sekolah sering menjadi momen yang bikin campur aduk, bukan hanya bagi anak, tetapi juga orangtua. Apalagi jika ini adalah pengalaman pertama si kecil memasuki lingkungan sekolah. Rasa antusias, gugup, hingga khawatir merupakan hal yang wajar dirasakan.

Agar proses adaptasi berjalan lebih lancar, orangtua perlu menciptakan suasana yang tenang dan menyenangkan sejak sebelum berangkat ke sekolah. Berikut lima tips yang bisa diterapkan saat mengantar anak pada hari pertama sekolah agar mereka lebih percaya diri menjalani hari pertamanya.

1. Pastikan tak ada yang terlupa

ilustrasi orangtua membantu anaknya memakai tas (pexels.com/Ketut Subiyanto)

Perlengkapan sekolah anak perlu disiapkan dengan baik. Cermati seragam, lengkapi atribut yang diperlukan, peralatan tulis, dan bekal makan siang favoritnya. Hal ini untuk menghindari perlengkapan sekolah tidak tertinggal di rumah. 

2. Beri motivasi dan yakinkan semua akan berjalan menyenangkan

ilustrasi memotivasi anak (pexels.com/Barbara Olsen)

Sebelum masuk sekolah, penting bagi orangtua dan anak untuk berbicara. Beri anak motivasi, dukungan, dan yakinkan, bahwa di sekolah akan menemukan teman dan guru baru. 

Bicaralah dengan tenang, lembut, dan bersemangat, sehingga energi anak ikut meningkat. Hindari berbicara betapa sedihnya ayah dan ibu, saat melepas anak untuk sekolah.

3. Ciptakan pagi hari yang santai dan tenang

ilustrasi kegiatan sarapan bersama keluarga (pexels.com/Elina Fairytale)

Jaga suasana pagi hari dengan tenang, dan tidak terburu-buru. Suasananya ini untuk mengurangi kepanikan. Atur kebutuhan sejak malam hari, bangunkan anak dengan lembut, dan ajak untuk menikmati sarapan dengan santai.

 

4. Pertimbangkan berbincang dengan guru atau staf di sekolah

ilustrasi percakapan (pexels.com/SHVETS production)

Setelah tiba di sekolah, ajak anak berbaur dengan teman-temannya.Setelah itu, luangkan waktu berbincang santai sejenak dengan staf dan guru untuk memastikan anak merasa nyaman.

Berkomunikasilah secara intens dengan pihak sekolah untuk memantau perkembangan anak. Orangtua akan lebih siap untuk memantau perkembangan anak di sekolah baru. 

5. Sampaikan perpisahan dengan baik dan bergembira

ilustrasi anak memandang ke atas sambil tersenyum (pexels.com/Yan Krukau)

Sesaat mengantar dan menunggu anak di sekolah baru, saatnya berpamitan pun tiba. Lakukan dengan baik dan ekspresi gembira. Beri ucapan hangat yang positif agar anak optimis dan berani beraktivitas mandiri. Sampaikan juga akan kembali menjemput anak saat pulang sekolah. 

Momen pertama masuk sekolah akan menjadi pengalaman yang membekas bagi anak. Dengan pendampingan yang tepat dan suasana yang positif, mereka akan lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan baru serta menikmati proses belajar. Yang terpenting, beri anak waktu untuk menyesuaikan diri tanpa memberikan tekanan berlebihan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article