Penghuni shelter Asrama Haji saat dijemput Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dusun setempat. Dok: istimewa
Shavitri mengungkapkan, ketiga orang tersebut sudah dijemput oleh Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dusun yang bersangkutan. Sebelumnya, ketiganya sempat mendapatkan penolakan dari warga saat hendak kembali ke kampung halaman. Namun, setelah warga diberi edukasi, maka ketiganya saat ini sudah bisa diterima, dengan catatan melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.
"Jadi kuncinya adalah komunikasi efektif dan memahami antara semua pihak. Semoga masyarakat semakin teredukasi sehingga, ODP ringan maupun OTG dapat melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing," ungkapnya pada Minggu (12/4).
Evi menjelaskan, saat ini masih tersisa 9 orang lagi yang masih tinggal di shelter Asrama Haji, di mana 4 orang di antaranya berstatus ODP dan 5 lainnya berstatus OTG.