Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Suspek Antraks, Seorang Warga Gunungkidul Dirawat di Rumah Sakit
Ilustrasi layanan kesehatan. (IDN Times/Arief Rahmat)

Gunungkidul, IDN Times - Seorang warga Kapanewon Gedangsari menjalani rawat inap di RSUD Prambanan, karena diduga terkena antraks.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengaku menerima informasi dari Dinas Kesehatan Sleman, salah satu warga Gedangsari dirawat di rumah sakit pada Kamis (7/3/2024).

"Dinas Kesehatan berkoordinasi dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Gunungkidul. Pihak Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan hewan," katanya, Jumat (8/3/2024).

 

1. Telusuri warga yang memakan daging

ilustrasi daging sapi (pixabay.com/Hanna)

Dinas Kesehatan pun memeriksa siapa saja warga yang mengonsumsi daging atau kontak langsung dengan hewan di Gedangsari. "Kita lacak untuk melihat bergejala atau tidak, kita mengambil sampel. Kami baru dapat satu orang yang bergejala," katanya.

2. Hewan ternak mati mendadak

ilustrasi sapi (pexels.com/Pixabay)

Sementara Panewu Gedangsari, Eko Kristianto mengatakan warga yang menjalani perawatan di rumah sakit adalah warga Padukuhan Kayoman, Kalurahan Serut. Sebelumnya diketahui hewan ternaknya mati mendadak

"Kebetulan di rumahnya ada sapi mati, tetapi tidak disembelih, dan puskeswan melakukan penguburan sapi," katanya.

3. Ternak mati dagingnya dilarang dikonsumsi

Bupati Gunungkidul, Sunaryanta.(Dok.Diskominfo Gunungkidul))

Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengingatkan masyarakat tidak mengonsumsi daging dari hewan yang mati mendadak, atau disebut brandu. "Lebih baik dikuburkan jangan dikonsumsi. Jangan brandu. Ada puskeswan, karena itu bisa berdampak." katanya.

Editorial Team

Related Article