Sleman, IDN Times - Adanya ledakan jumlah kasus COVID-19 di Indonesia diikuti juga dengan kebutuhan oksigen yang semakin meningkat. Bahkan diketahui, beberapa rumah sakit sempat mengalami krisis oksigen.
Di tengah keterbatasan tersebut, dua peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) Jayan Sentanuhady dan Eka Firmansyah menggagas alat bantu produksi oksigen untuk skala bangsal rumah sakit.
“Alat ini nanti diharapkan bisa membantu pasien di rumah-rumah sakit yang sedang membutuhkan oksigen, tetapi yang akan kami kembangkan bukan untuk skala kecil atau perseorangan tetapi untuk 5-6 orang sekaligus dalam satu bangsal," ungkapnya pada Jumat (9/7/2021).
