Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 Bambanglipuro, Bantul.(IDN Tims/Daruwaskita)
Agus mengaku, untuk mengantisipasi kasus ibu hamil meninggal karena COVID-19, Rumah Sakit Lapangan Khusus COVID-19 (RSLKC) saat ini sudah dilengkapi dengan ruang bersalin sebanyak dua ruangan dan ruangan perawatan untuk ibu dan bayinya. Ruangan-ruangan tersebut sudah siap digunakan.
"Itu semata-mata untuk menjembatani ibu hamil yang positif COVID-19 sangat kesulitan mencari tempat untuk melahirkan sehingga kita siapkan ruangan tersebut," ungkapnya.
Di RSKLC Bambanglipuro sudah banyak ibu hamil terpapar COVID-19 yang melahirkan dan ibu serta anaknya sehat semua meski dalam kondisi terpapar COVID-19.
"Sudah 18 kasus ibu hamil terpapar COVID-19 yang melahirkan di RSLKC Bambanglipuro," ungkapnya.
Dinkes, kata Agus, juga sudah mencapai kesepakatan dengan RS Universitas Islam Indonesia (UII) Pandak yang nantinya akan menjadi rumah sakit rujukan maternal (persalinan) ibu hamil yang terpapar COVID-19.
"Jadi yang di RSLKC dan RS UII Pandak untuk ibu hamil terpapar COVID-19 tanpa kedaruratan, namun yang ada kedaruratan maka ada RSPS Bantul dan RS PKU Muhammadiyah Bantul," katanya.