Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Satpol PP Sleman Masih Jumpai Pengunjung Tanpa Masker di Tempat Wisata
Seorang warga yang tidak mengenakan masker melintas, di depan mural yang berisi pesan waspada penyebaran virus corona. (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Sleman, IDN Times - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman melakukan monitoring ke beberapa lokasi wisata yang ada di kawasan Kaliurang.

Dari monitoring yang dilakukan, masih ditemukan sejumlah pelanggaran. Baik yang dilakukan oleh pengunjung maupun pengelola.

1. Masih ada pengunjung yang tidak bermasker

Pendisiplinan masyarakat yang dilakukan Satpol PP di kawasan Malioboro. IInstagram/ Satpol PP DIY

Plt Kepala Satpol PP Sleman, Susmiarto menjelaskan, dari monitoring yang dilakukan di lokasi pertama, di sebuah tempat wisata di Sawungan, Hargobinangun, Pakem, masih ditemukan adanya pengujung yang tidak bermasker. Selain itu juga masih ditemukan pengunjung yang tidak mematuhi petunjuk arah yang dibuat oleh pengelola.

"Masih ditemukan pengunjung yang tidak mematuhi jalur/mengikuti petunjuk arah keluar/masuk yang sudah dibuat pengelola," ungkapnya pada Sabtu (26/12/2020).

2. Mengimbau pengelola selalu ingatkan pengunjung

(ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)

Lalu, di lokasi kedua yang berada di Banteng, Hargobinangun, Pakem, Satpol PP mengingatkan agar pelaksanaan protokol pencegahan COVID-19 bisa lebih ditingkatkan. Selain itu, Satpol PP juga mengimbau agar pengelola bisa selalu mengingatkan pengunjung agar patuh terhadap protokol kesehatan.

"Hasil pemeriksaan sudah mendapatkan rekomendasi dari Dinas Pariwisata. Lebih ditingkatkan lagi dalam melaksanakan protokol pencegahan COVID-19," katanya.

3. Ingatkan pengelola jip wisata agar selalu sterilkan armada

Foto hanya ilustrasi. IDN Times/Febriana Sinta

Tidak hanya di destinasi wisata, Satpol PP Sleman juga melakukan monitoring di salah satu pool jip MGM, yang berada di Jalan Boyong Museum Gunung Merapi. Dari sana disinfektan memang sudah disiapkan di setiap armada. Akan tetapi, menurut Susmiarto, pihaknya juga mengimbau agar armada selalu disterilkan.

"Armada agar segera disterilkan setiap selesai dipakai," paparnya.

Berkaitan dengan pelanggaran yang masih ditemukan, Susmiarto menjelaskan jika pihaknya telah memberikan teguran lisan yang dituangkan dalam Berita Acara Pembinaan Lapangan dan Surat Peringatan.

Editorial Team

Related Article