Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
SAR Minta Masyarakat Tak Lakukan Tradisi Padusan di Pantai Parangtris
Koordinator Sarsatlinmas Wilayah III Bantul, , Ali Sutanta Jaka Saputra. IDN Times/Daruwaskita

Bantul, IDN Times - ‎Satu hari menjelang bulan puasa, masyarakat biasanya akan melakukan tradisi padusan atau mensucikan diri sebelum menjalani ibadah puasa. Namun dengan kondisi di tengah pandemik COVID-19 yang semakin meluas,  tim SAR Pantai Parangtritis mengimbau agar tidak melakukan tradisi padusan. 

1. Tim SAR Pantai Parangtritis ikuti instruksi dari pemerintah ‎

Pixabay

Komandan Sar Pantai Parangtritis, Ali Joko Sutanto mengatakan tim SAR mengikuti himbauan dari pemerintah yakni harus melakukan social dan physical distancing. 

"Harapan dan himbauan kita untuk tahun jangan lakukan padusan, karena kondisi pandemik COVID-19 maka tradisi tahunan ini tidak dilaksanakan," katanya, Selasa (21/4).

2. Jika ada warga nekat melakukan tradisi padusan, SAR siap lakukan pengamanan‎

Ilustrasi anggota tim sar Pantai Parangtritis. IDN Times/Daruwaskita

Menurut Ali, jika ada warga yang nekat melakukan tradisi padusan maka personil SAR dan Polair Polda DIY siap melakukan pengamanan.

"Ya konsekuensinya ketika masih ada yang nekat melaksanakan tradisi padusan maka kita sudah menyiapkan 20 personil SAR Pantai Parangtritis ditambah personil dari Polair Polda DIY," ungkapnya.

3. Pantai Parangtritis mulai dikunjung wisatawan meski ditutup

Ilustrasi wisatawan di Pantai Parangtritis. (IDN Times/Daruwaskita)

Saat ini Pantai Parangtritis ditutup untuk wisatawan hingga 30 April 2020,  namun menurut Ali wisatawan mulai berdatangan.

"Faktanya saat ini sudah banyak wisatawan yang bermain-main di pantai. Tentu kita juga harus menjaganya," ujarnya.‎

Editorial Team

Related Article