Yogyakarta, IDN Times – Pandemi COVID-19 kini menjadi ajang berkumpul anggota keluarga yang biasanya sibuk di luar rumah. Ayah dan ibu bekerja di kantor, sedangkan anak-anak bersekolah. Dengan adanya imbauan physical distancing atau penjarakan sosial, mereka akhirnya bekerja dan belajar di rumah.
Namun bagi orang tua yang terbiasa menyerahkan urusan kegiatan belajar mengajar anak di sekolah, tak mudah mengambil alih peran guru di rumah. Dalam Komunitas Jaringan Pegiat Literasi Digital (Japelidi), persoalan terungkap lewat curhatan anggota dalam grup WhatsApp atau pun cerita dari teman-teman mereka.
“Ternyata work from home (WFH) dirasakan lebih berat. Karena jadi gak punya jam kerja,” kata Koordinator Novi Kurnia kepada IDN Times, 26 Maret 2020.
Apa saja persoalan yang muncul?
