Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rekonstruksi Mutilasi Redho di Sleman, Peragakan 49 Adegan
Rekonstruksi mutilasi di Krapyak, Triharjo, Sleman, Selasa (8/8/2023). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Sleman, IDN Times - Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan rekonstruksi kasus mutilasi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Redho Tri Agustian, di indekos salah satu tersangka Waliyin, di Krapyak, Triharjo, Sleman, Selasa (8/8/2023). Total ada 49 adegan yang diperagakan dalam rekonstruksi ini.

Kedua tersangka Waliyin dan Ridduan tampak mengenakan baju tahanan. Sejumlah barang bukti juga dibawa seperti pisau, panci berukuran besar, plastik, kompor, dan yang lainnya.

1. Dari kedatangan hingga pembuang bagian tubuh korban

Rekonstruksi mutilasi di Krapyak, Triharjo, Sleman, Selasa (8/8/2023). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Adegan mulai dari kedatangan kedua pelaku di kos Waliyin, Waliyin menjemput korban. Hingga tindak kekerasan, mutilasi dan adegan membuang bagian tubuh korban diperagakan di indekos dan sekitar lokasi indekos. Rekonstruksi berlangsung kurang lebih 3 jam.

"Kami telah melaksanakan kegiatan rekonstruksi kasus yang kita duga peristiwa pembunuhan dan mutilasi. Di mana kami menyertakan dari kejaksaan, Inafis dari kedokteran forensik. Tadi sudah melaksanakan sekitar 49 adegan," ujar Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol. FX Endriardi.

2. Hasil rekonstrukai untuk penuntutan pembuktian

Rekonstruksi mutilasi di Krapyak, Triharjo, Sleman, Selasa (8/8/2023). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Endriardi mengatakan dari sekitar 49 adegan tersebut, nantinya akan digunakan untuk proses pemberkasan. "Dan digunakan untuk penuntutan pembuktian," kata dia.

Lebih lanjut, Endriardi menyebut rekonstruksi ini digunakan untuk menceritakan peristiwa nanti. "Kemudian untuk bagaimana (mengetahui) terbunuhnya, karena apa nanti di persidangan," ungkapnya.

3. Penemuan bagian tubuh

Rekonstruksi mutilasi di Krapyak, Triharjo, Sleman, Selasa (8/8/2023). (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)

Sebelumnya, Redho diketahui menjadi korban mutilasi. Pertama kali potongan tubuh korban ditemukan di Sungai Bedog di Kelor, Bangunkerto, Turi, Rabu (12/7/2023) malam. Saat itu yang ditemukan berupa tangan kiri, dua kaki.

Penyisiran potongan tubuh korban pun dilakukan hingga akhirnya ditemukan potongan kepala korban yang dikubur di dekat sungai Krasak, Tempel pada Sabtu (15/7/2023).

Editorial Team

Related Article