(ki-ka) President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari dan Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita. (IDN Times/Herlambang Jati Kusumo)
Menurut Arya, pelaksanaan SMEXPO terus berkembang. Setelah sebelumnya digelar secara daring, program tersebut kini hadir secara langsung dan menjadi rangkaian kegiatan regional di sejumlah daerah.
SMEXPO regional Yogyakarta menjadi salah satu rangkaian setelah pelaksanaan di Pekanbaru. Selanjutnya, kegiatan serupa akan digelar di Bekasi, Cirebon, dan Cilacap, sebelum SMEXPO tingkat nasional dilaksanakan di Jakarta.
SMEXPO juga hadir dalam sejumlah momentum tematik, seperti Ramadan, Hari Kartini, perayaan kemerdekaan, serta Natal dan Tahun Baru. “Harapannya setiap momentum penting ini bisa membantu mengantarkan produk-produk UMKM ini bertemu dengan pasar,” ujar Arya.
Arya menegaskan, Pertamina berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi melalui penguatan UMKM. Menurutnya, kegiatan seperti SMEXPO menjadi salah satu cara mempertemukan pelaku usaha dengan calon konsumen maupun mitra bisnis.
President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S Asngari, mengatakan kehadiran 48 UMKM di SMEXPO Yogyakarta tidak hanya diarahkan untuk mendapatkan pembeli secara langsung. Pertamina Foundation juga menghadirkan temu bisnis dengan pelaku pariwisata, perhotelan, serta berbagai pihak yang berpotensi menjadi pasar produk UMKM.
“Harapannya dari hari ini kita bawa 48 UMKM, mudah-mudahan mereka akan punya bisnis yang lebih banyak lagi,” kata Agus.
Menurutnya, transaksi B2B penting karena dapat membuka peluang pesanan dalam jumlah lebih besar. Produk UMKM, misalnya, dapat digunakan sebagai seragam, suvenir, maupun kebutuhan perusahaan lainnya.
“Angka yang besar itu datang dari bisnis-bisnis. Mereka bikin seragam, mereka bikin souvenir dari beberapa produk UMKM ini,” ujarnya.
Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pertamina Foundation mengembangkan kapasitas pelaku UMKM melalui berbagai program pembinaan. Salah satunya PFpreneur yang menyasar perempuan pelaku usaha di berbagai daerah.
Agus mengatakan program tersebut telah menjangkau peserta dari berbagai wilayah Indonesia. Sebagian peserta kemudian mendapatkan pendampingan lanjutan melalui UMKM Academy Pertamina untuk mendorong mereka menuju pasar yang lebih luas.