Penyerangan SMPN 1 Kasihan Bantul, 1 Orang Jadi Tersangka

Bantul, IDN Times - Polres Bantul menetapkan AAA, warga Sleman sebagai tersangka kasus penyerangan SMPN 1 Kasihan Kabupaten Bantul pada Kamis (30/5/2024). Dalam insiden itu seorang Satpam SMPN 1 Kasihan terluka akibat sabetan senjata.
"Kita sudah menetapkan satu orang tersangka dalam kasus penyerangan SMPN 1 Kasihan Bantul. Tersangka adalah AAA warga Kabupaten Sleman," ujar Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry, Senin (3/6/2024).
1. Sabetkan gesper ke tubuh korban

Meski AAA masih di bawah umur, yaitu berusia 15 tahun, polisi tetap memproses hukum. "Tersangka AAA statusnya remaja putus sekolah dan telah mengakui perbuatannya, melakukan tindakan kekerasan terhadap korban dengan cara menyabet gesper ke bagian tubuh korban," ungkapnya.
2. Polisi minta keterangan pada 9 saksi

Saat ini penyidik meminta keterangan kepada sembilan saksi, salah satunya satpam SMP yang menjadi korban. "Sementara sisanya merupakan saksi dari salah satu sekolah swasta di Kota Yogyakarta yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan. Polisi juga masih mencari dua orang terduga pelaku lainnya berinisial L dan G," ujarnya.
3. Proses hukum tetap berlaku agar pelaku jera

Sementara Kapolres Bantul, AKBP Michael R Risakotta menegaskan, bakal memproses hukum para pelaku kejahatan jalanan, walaupun kebanyakan pelaku masih di bawah umur. Menurutnya, harus ada tindakan tegas agar para pelaku jera dan tidak mengulangi perbuatannya.
“Walaupun mereka belum bisa ditahan, tapi kami pastikan akan melakukan proses hukum kepada para pelaku,” tegasnya.
Polres Bantul juga menyiagakan Tim Unit Kecil Lengkap (UKL) di beberapa titik yang dianggap rawan antara lain di simpang empat Dongkelan, Wojo, Madukismo, Tamantirto dan Blok O.
Untuk mengantisiapsi kejahatan jalanan yang dilakukan oleh remaja, Satbinmas Polres Bantul melakukan penyuluhan ke sekaolah.
“Satbinmas akan melakukan razia di sekolah-sekolah untuk mencegah terjadinya tawuran. Kita mengimbau orangtua murid agar memperhatikan anak-anak," ucapnya.














