Kulonprogo, IDN Times- Pengusaha batik di Kulon Progo mengeluhkan sepinya pembelian kerajinan batik akibat pandemik COVID-19.
Ketua Paguyuban Perajin Batik Lendah Kulon Progo, Umbuh Haryanto mengatakan sejak bulan Maret hingga Juni 2020, perajin sama sekali tidak berproduksi. Mereka hanya berupaya menjual batik sisa hasil produksi mereka sebelum masa pandemik datang.
" Sejak bulan Maret kami tidak produksi. Sebelum Maret kami produksi besar - besaran untuk persiapan menyambut hari Lebaran. Biasanya satu bulan menjelang lebaran permintaan kain batik meningkat tajam. Namun tahun ini terjadi pandemik bersamaan dengan hari Lebaran sehingga permintaan kain batik merosot tajam," ungkap Umbuh Haryanto dalam keterangan tertulisnya pada Rabu (8/7/2020).
