Seorang santriwati Pondok Al-Fatah, Temboro, Magetan sedang menjalani rapid test di Puskesmas Mejayan, Kabupaten Madiun. Kamis (23/4). IDN Times/Nofika Dian Nugroho
Sampai dengan saat ini, Dinkes Sleman telah menyediakan 10 tim yang bertugas untuk melayani rapid test kepada pengunjung Indogrosir. Joko menyebutkan, tidak butuh waktu lama untuk menyelesaikan test kepada para pengunjung. Pasalnya dia memperkirakan, dalam setengah jam tim bisa melakukan test kepada 100 orang.
"Itu perhitungan kami, dan ini tidak akan menyebabkan berkumpulnya massa," katanya.
Lebih lanjut, Joko menjelaskan dalam menjalankan rapid test massal, pihaknya akan memprioritaskan warga Sleman terlebih dahulu. Jika masih memungkinkan, warga luar Sleman maupun DIY juga bisa mengikuti test tersebut.
Namun, ketika nanti ada warga luar Sleman yang belum terakomodir, maka Dinkes Sleman akan melakukan koordinasi agar warga yang bersangkutan bisa melakukan tes di daerahnya.
"Yang jelas kami prioritaskan dulu warga Sleman. Kalau kuotanya sudah habis kami akan sampaikan ke Dinkes warga tersebut," paparnya.