Pengelolaan Sampah Diusulkan Jadi Topik Debat Pilkada Yogyakarta 2024

- Pengelolaan sampah menjadi topik paling diusulkan untuk dibahas pada debat publik Pilkada Yogyakarta 2024.
- Peredaran minuman keras, difabel, dan pengelolaan sampah menjadi tiga topik strategis sorotan publik Kota Yogyakarta.
- Terdapat tiga tema besar untuk debat publik Pilkada Yogyakarta yang akan diselenggarakan sebanyak tiga kali pada tanggal 9, 14, dan 21 November 2024.
Yogyakarta, IDN Times - Pengelolaan sampah disebut menjadi topik atau materi yang paling diusulkan untuk dibahas pada debat publik Pilkada Yogyakarta 2024.
Perwakilan Panelis Debat Pilkada Yogyakarta, Gugun El Guyani menyebut, persoalan mengenai sampah di Kota Gudeg menjadi sorotan publik teratas.
1. Isu sampah jadi top of mind
Gugun menuturkan selain pengelolaan sampah, peredaran minuman keras atau miras dan difabel, adalah tiga topik strategis sorotan publik Kota Yogyakarta saat ini. "Isu strategis sampah menjadi top of mind saat bertemu dengan masyarakat," kata Gugun.
Adapun isu pengelolaan sampah akan dikulik pada sesi pertama debat calon wali kota, masuk dalam tema tata kelola perkotaan yang inklusif dan menyejahterakan. "Ada soal sampah, krisis air bersih, itu juga harus clear karena masyarakat Kota Yogyakarta akses air bersih belum optimal," urai Gugun.
2. Tiga tema besar debat Pilkada Yogyakarta
Secara umum, lanjut Gugun, ada tiga tema besar untuk debat publik Pilkada Yogyakarta yang rencananya diselenggarakan sebanyak tiga kali pada tanggal 9, 14, dan 21 November 2024.
Tema pertama adalah tata kelola kota inklusif dan menyejahterakan, tema kedua ditujukan untuk calon wakil wali kota adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM), ekonomi, dan kebudayaan.
Sedangkan tema untuk sesi ketiga yaitu untuk calon wali kota beserta wakil wali Kota Yogyakarta yaitu mengenai tata kelola pemerintahan anti korupsi, responsif, dan transformatif. "Sesi ketiga ini sudah kolegia ya, calon wakil dan calon wali kota sudah satu panggung," pungkasnya.
3. Tiga paslon di Pilkada Yogyakarta

Pilkada Kota Yogyakarta tahun ini diikuti sebanyak tiga pasangan calon (paslon) wali kota-wakil wali kota. Paslon nomor urut 1 yakni, Heroe Poerwadi-Sri Widya Supena. Heroe merupakan mantan Wakil Wali Kota Yogyakarta, sedangkan Supena dikenal sebagai pengusaha. Pasangan ini diusung PAN, NasDem, Demokrat, Partai Gelora, Hanura, PKN, Perindo, Garuda, dan Prima.
Paslon nomor urut 2 yaitu Hasto Wardoyo-Wawan Hermawan. Hasto adalah mantan Bupati Kulon Progo dan Kepala BKKBN, sedangkan Wawan dikenal sebagai Wakil Ketua Kadin DIY. Pasangan ini diusung PDIP.
Sementara paslon nomor urut 3, Afnan Hadikusumo-Singgih Raharjo. Afnan adalah mantan senator DPD RI, dan Singgih merupakan mantan Kepala Dinas Pariwisata DIY serta Pj. Wali Kota Yogtakarta. Pasangan ini diusung Golkar, Gerindra, PPP, PKS, PKB, dan tiga parpol di luar parleman, yakni PSI, Partai Buruh, dan Partai Ummat.














