Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemkab Bantul: Kadus Tertangkap Selingkuh Harus Mundur dari Jabatannya

Pemkab Bantul: Kadus Tertangkap Selingkuh Harus Mundur dari Jabatannya
Sekretaris DPMKal Bantul, Kurniantoro. (IDN Times/Daruwaskita)
Share Article

Bantul, IDN Times - Kabupaten Bantul bereaksi keras atas perbuatan seorang kepala dusun, ‎di Desa Srigading, Kecamatan Sanden, Bantul yang tertangkap basah saat berselingkuh dengan warganya pada Senin (3/2) lalu. 

Kabag Pemerintahan Desa Pemkab Bantul, Kurniantoro mengatakan apa yang dilakukan oleh oknum kepala dusun di Desa Srigading ini jelas mencoreng harkat dan martabat perangkat desa.

"Itu kan sudah jelas mencoreng kehormatan perangkat desa sehingga memang sudah layak untuk diberikan sanksi," katanya pada Rabu (5/1).

 

1. Kewenangan berada di tangan kepala desa

Sang Dukuh, JN (baju biru) dan TR dibawa ke rumah Kadus Soge Sanden. IDN Times/Istimewa
Sang Dukuh, JN (baju biru) dan TR dibawa ke rumah Kadus Soge Sanden. IDN Times/Istimewa

Menurut Kurniantoro, aksi unjuk rasa atau tindakan lainnya tidak akan bisa melengserkan oknum kepala dusun tersebut karena semua kewenangan berada di tangan kepala desa.

"Tapi akan lebih baik jika memang sudah tersandung kasus perselingkuhan dan sudah terbukti maka jalan terbaik adalah oknum kepala dusun mengundurkan diri saja," tuturnya.

2. Kepala desa berhak memberikan hukuman peringatan hingga pemecatan

Mantan Lurah Srigading, Wahyu Widodo (setelan putih). (facebook.com/Desa Srigading)
Mantan Lurah Srigading, Wahyu Widodo (setelan putih). (facebook.com/Desa Srigading)

Dalam aturan perangkat desa, kepala dusun bisa memberikan sanksi mulai dari peringatan hingga pemecatan.

"Itu kewenangan dari kepala dusun, apakah selingkuh dengan berbagai barang bukti dan kesaksian yang ada layak diberi sanksi seperti apa, terserah kepala desa," ungkapnya.

Dalam hal ini lanjut Kurniantoro, kepala desa harus dituntut bijaksana dan adil. "Tidak saja bagi oknum yang bersangkutan namun juga bagi masyarakat dan pemerintah desa sendiri karena jelas tindakan sudah mencoreng nama desa."

3. Selingkuh membuat banyak Kadus di Bantul dicopot dari jabatannya

Ketua Paguyuban Dukuh Kabupaten Bantul Sulistyo. IDN Times/Istimewa
Ketua Paguyuban Dukuh Kabupaten Bantul Sulistyo. IDN Times/Istimewa

Sementara Paguyuban Dukuh (Pandu) Sulistyo Admojo mengaku prihatin adanya oknum kepala dusun yang tersandung masalah asusila. Menurutnya selama ini angka asusila seperti perselingkuhan merupakan angka tertinggi yang menyebabkan kepala dusun dipecat.

"Banyak kepala dusun yang dicopot dari jabatannya karena tersandung masalah asusila ataupun perselingkuhan," ungkapnya.

Sulistyo mengaku sudah berulang kali mengingatkan pada kepala dusun agar taat pada aturan dan norma yang ada. "Semoga kejadian dukuh ditangkap basah selingkuh  merupakan yang terakhir kalinya," harapnya. 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Hironymus Daruwaskita
Febriana Sintasari
Hironymus Daruwaskita
EditorHironymus Daruwaskita

Latest News Jogja

See More

Kepala BKKBN Sebut Yogyakarta Daerah Tingkat Gangguan Mental Tertinggi

26 Jun 2026, 23:49 WIBNews