Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
PDIP Putuskan Usung Hasto Wardoyo di Pilkada Kota Yogyakarta
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), dokter Hasto Wardoyo. (IDN Times/Anggun Puspitoningrum)
  • PDIP usung Hasto Wardoyo dan Wawan Harmawan dalam Pilkada Kota Yogyakarta 2024.
  • Pasangan ini akan mendaftar ke KPU Kota Yogyakarta pada Kamis (29/8/2024).
  • DPP PDIP memberikan rekomendasi untuk Hasto yang berpasangan dengan Wawan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Yogyakarta, IDN Times - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengusung pasangan Hasto Wardoyo dan Wawan Harmawan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Yogyakarta yang akan digelar pada November 2024 mendatang.

Hasto Wardoyo pernah menjabat Bupati Kulonprogo selama dua periode, dan saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Sedangkan Wawan saat ini menjabat sebagai Wakil Kadin DIY.

Pasangan Hasto dan Wawan rencananya akan mendaftar ke KPU Kota Yogyakarta pada Kamis (29/8/2024).

 

 

 

 

 

1. Pengumuman disampaikan Ketua DPP PDIP

Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat (tengah) (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Pengumuman PDIP resmi mengusung Hasto dan Wawan disampaikan Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Ideologi dan Kaderisasi, Djarot Saiful Hidayat.

Menurut Djarot, DPP PDIP menertbitkan rekomendasi untuk Hasto yang berpasangam dengan Wawan. "Komunikasi dengan Pak Hasto terbilang cukup lama. Usulan nama Pak Hasto Wardoyo datang dari arus bawah," kata Djarot dalam jumpa pers yang digelar di Jogja pada Rabu (28/8/2024).

2. Megawati beri perhatian khusus kepada Kota Yogyakarta

Megawati Soekarnoputri saat pengumuman dukungan PDIP pada calon kepala daerah, pada Kamis (22/8/2024). (dok. PDIP)

Djarot menambahkan Pilkada di Kota Yogyakarta, mendapatkan perhatian khusus dari Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri. Pasalnya, kata Djarot, Yogyakarta merupakan tempat yang bersejarah.

Hasto, kata Djarot, dipilih PDIP karena memiliki kiprah yang bagus, dan pernah menjadi Bupati Kulon Progo selama dua periode. "Kinerja Pak Hasto yang menjabat sebagai Kepala BKKBN juga turut menjadi pertimbangan," ujar Djarot.

3. Kinerja Hasto dinilai baik

Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo. (Dok. Istimewa)

Djarot menjelaskan kinerja Hasto di BKKBN sejalan dengan PDIP,  yang mempunyai semangat menekan angka stunting hingga menekan kematian anak dan ibu di Kota Yogyakarta.

"Berulang kali ketua umum menyampaikan bahwa kita semua harus menurunkan tingkat stunting karena ini menyangkut generasi yang akan datang. Ibu Mega minta Indonesia stunting itu ditekan serendah mungkin sampai nol persen," jelasnya.

Editorial Team

Related Article