Ilustrasi tabung oksigen medis (ANTARA FOTO/Novrian Arbi).
Sementara itu, Direktur Utama RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Mohammad Komarudin, mengatakan pihaknya dibuat ketar-ketir dengan pasokan oksigen pada pekan lalu. Ia sampai harus mencari pasokan ke luar pulau.
"Kita ngangsu (ngangkut), ke mana pun yang penting dapat. Kami mendatangkan ada supplier baru, tidak hanya PT Samator. PT Samator terbatas harus berbagi dengan berbagai rumah sakit," terangnya.
Untuk backup, pasokan tabung oksigen didatangkan dari Surabaya hingga Denpasar, Bali.
"Satu truk dari Denpasar 202 tabung dan konsentrat dari Surabaya. Ini untuk membackup," kata dia.