Sleman, IDN Times - Perempuan menjadi kelompok yang rentan terjerat pinjaman online (pinjol), terutama di masa pandemik COVID-19.
Dosen Sosiologi Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM), Wahyu Kustiningsih, menyebutkan saat pandemik, tidak sedikit perempuan terutama ibu rumah tangga yang harus menerima kenyataan suaminya yang bekerja di sektor informal menurun pendapatannya. Sementara itu kebutuhan hidup terus meningkat.
“Selain mengurus domestik perempuan juga mendampingi anak sekolah dari rumah dan belum lagi kalau yang juga bekerja. Di sisi lain suami pendapatannya menurun akibat pandemi dan ada yang kena PHK, sementara kebutuhan tidak menurun tetapi terus naik,” ungkapnya pada Kamis (7/10/2021).
