Pexels.com/David Garrison
Akibat kekerasan yang dialaminya, OKD mengalami luka pada bagian bibir , mata kanan, pipi dan memar pada kedua tangan.
'Gigi geraham juga tanggal. Hari itu juga ditemani saudaranya, klien kami langsung ke RS Panti Rapih,'"sambungnya.
Dokter pun menganjurkan korban untuk dirawat, karena OKD tengah mengandung anak DP.
Kekerasan yang dialami OKD tidak berhenti begitu saja, teror telepon dari orang yang tidak dikenal membuatnya harus pindah dari rumah kontrakan. "Trauma ketakutan, karena sering mendapat telepon dari pihak yang dia gak kenal, terkait permasalahan ini," bebernya.
Atas peristiwa ini, pada Senin (5/8) OKD melapor ke Propam Polda DIY.
"Keterangan dari pihak penyidik Polda, BAP baru akan dijadwalkan hari Rabu 7 Agustus. Karena berkasnya baru dinaikkan di hari Senin. Hari ini dipanggil untuk BAP tambahan,' pungkasnya.