Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Obyek Wisata Bantul Ditutup, Pantai Parangtritis Bagaikan Kuburan
Ikon Pantai Parangtritis Bantul. (IDN Times/Daruwaskita)

Bantul, IDN Times - Sejak penutupan obyek wisata pantai di Kabupaten Bantul, suasana tempat wisata yang biasanya penuh dengan wisatawan mendadak seperti kuburan. 

Salah seorang warga Pantai Parangtritis, Maryanto mengatakan sejak penutupan tempat wisata akibat COVID-19, pantai seperti kuburan. 

"Sepi banget, saking sepinya kayak kuburan," kata Maryanto, Minggu (29/3).

 

2. Pedagang menutup usahanya dan tinggal di rumah‎

Ilustrasi wisatawan di Pantai Parangtritis. (IDN Times/Daruwaskita)

Sejumlah pedagang yang biasa berjualan di pinggir pantai, memilih menutup usahanya. "Kalau warung mau buka juga tidak ada pembeli. Pedagang memilih tinggal di rumah," ungkapnya.

Pemilik kios di Mancingan Baru dan persewaan toilet di Parangtritis ini menyatakan, tidak ada satu pun wisatawan yang datang. "Hampir semua kios di Mancingan Baru juga tutup, gak ada wisatawan," terangnya.

3. Pengunjung pantai kuliner seafood Depok bisa dihitung dengan jari‎

Ilustrasi rumah makan seadfood di Pantai Depok. IDN Times/Daruwaskita

Hal yang sama juga diungkapkan pemilik rumah makan seafood Pantai Depok, Dardi Nugroho. Rumah makan miliknya hampir tidak ada pengunjung. 

"Sejak pagi hingga siang, rumah makan seafood yang saya kelola sama sekali gak ada pengunjung. Sepi banget," katanya.

Dardi yakin saat COVID-19 berakhir , wisatawan akan berbondong-bondong piknik ke pantai. 

"Anggaran yang saat di simpan oleh masyarakat, saya yakin besok akan dikeluarkan untuk berwisata saat pandemi COVID-19 ini selesai. Saya tetap optimis," ujarnya.

4. Kendaraan yang lewat TPR Depok-Parangtritis hanya warga lokal

TPR induk Pantai Parangtritis. IDN Times/Daruwaskita

Saat Pemkab Bantul menyampaikan informasi penutupan tempat wisata, jumlah wisatawan pantai dan wisata alam langsung turun drastis. Bahkan jalan raya menuju tempat wisata hanya dilalui oleh warga lokal.  

Koordinator Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Depok-Parangtritis, Rohmat menyatakan hanya warga sekitar saja yang melewati TPR.

"Yang lewat di TPR ini ya hanya warga Parangtritis dan sekitarnya saja, tidak ada mobil atau motor dari wisatawan," tuturnya.‎

Editorial Team

Related Article