Bandara Internasional Yogyakarta atau Yogyakarta International Airport (YIA). (IDN Times/Herka Yanis)
Kasubsi Pemeriksaan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta Bibit Nur Handono menerangkan, ML bersama lima orang pekerja hendak berangkat dari YIA ke Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (26/4/2024) lalu.
Kala itu, ML bersama rombongan sebagai tour leader. Sementara, kelima pekerja tadi berasal dari Wonosobo, Jawa Tengah, sama seperti dirinya. Modus mereka mencoba mengakali petugas imigrasi di YIA dengan mengaku pergi ke Kuala Lumpur untuk jalan-jalan.
"Kelima orang ini awalnya menyampaikan kepada petugas imigrasi akan berjalan-jalan (rekreasi) ke Kuala Lumpur," kata Bibit, Selasa (14/5/2024).
Akal-akalan rombongan ini terbongkar setelah petugas melakukan pendalaman serta profiling sesuai tupoksi. Mereka akhirnya mengakui tujuan keberangkatan sebenarnya yakni untuk bekerja di Serbia, negara yang memberikan fasilitas bebas visa kepada WNI.
"Jadi mereka tidak bawa visa (kerja). Namun, setelah didalami ternyata tujuan mereka adalah bekerja," kata Bibit.
Temuan ini lantas dikoordinasikan dengan petugas Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) di YIA sebelum dilaporkan ke Polres Kulon Progo.