Ilustrasi siswa sekolah dasar belajar online. (IDN Times/Debbie Sutrisno)
Didik melanjutkan keputusan penghentian PTM diambil demi mencegah terjadinya penularan di kalangan para warga sekolah dari interaksi masing-masing siswa, guru, maupun karyawan.
Ia tak menampik bahwa munculnya kembali kasus penularan secara masif dipicu kasus penyebaran dua satuan pendidikan di wilayah Sedayu pada akhir Oktober 2021 lalu, yakni SDN Sukoharjo dan SMKN 1 Sedayu.
"Karena pertimbangannya di seluruh Kapanewon Sedayu, SMA/SMK itu kan jaraknya cukup dekat dan siswanya mungkin tinggalnya dalam satu kampung," ucap Didik dia.
Penularan COVID-19 di satuan pendidikan jenjang SMA di Kecamatan Sedayu, menurut Didik, sebenarnya masih nihil laporan. Kendati pihaknya enggan untuk mengambil risiko.
"Untuk mengantisipasi sementara ikut ditutup," pungkasnya.