Ma'ruf Amin: Salat Idul Fitri Boleh Digelar dengan Prokes

Gunungkidul, IDN Times - Wakil Presiden RI, KH Ma'ruf Amin, menegaskan pelaksanaan salat Idul Fitri boleh digelar oleh masyarakat. Namun, protokol kesehatan harus tetap dilaksanakan terutama menggunakan masker.
"Salat Idul Fitri boleh digelar di mana-mana namun harus menerapkan protokol kesehatan terutama menggunakan masker," ujarnya di sela-sela acara Peresmian Fasilitas Riset Pangan, Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) di Gading, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Jumat (22/4/2022).
1. Wapres Ma'ruf Amin akan melaksanakan salat Idul Fitri di Jakarta

Ma'ruf Amin mengatakan, untuk salat Idul Fitri yang akan datang dirinya kemungkinan akan melaksanakan di Jakarta. Saat kondisi belum normal (pandemik) salat Idul Fitri dilakukan di kediaman.
"Mungkin di Jakarta, biasanya kalau belum normal di kediaman. Ya kita lihat nanti," ucapnya.
2. Diperkirakan 70-80 juta orang akan melaksanakan mudik Lebaran

Sementara, terkait dengan mudik Lebaran, Ma'ruf Amin memperkirakan 70 hingga 80 juta orang akan mudik ke kampung halamannya. Terlebih, sudah dua tahun mudik dilarang oleh Pemerintah.
Oleh karenanya, ia mengimbau pemudik untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi booster.
"Pemudik tetap menjaga protokol kesehatan, melaksanakan vaksinasi booster. Pemerintah minta di-booster karena tempat tujuan mudik ada orang tua, anak-anak. Jangan sampai membawa virus ke kampungnya dan begitu pula sebaliknya sehingga harus dijaga," ucapnya.
3. Pemerintah daerah diminta menyiapkan vaksinasi booster

Lebih lanjut, Ma'ruf Amin meminta pemerintah daerah menyiapkan vaksinasi booster. Jangan sampai terjadi peningkatan kasus COVID-19 karena di beberapa negara sudah ada kenaikan sehingga protokol kesehatan harus dijaga.
"Saya minta pemerintah daerah juga menyiapkan itu (vaksinasi booster) agar tidak terjadi peningkatan (kasus COVID-19," tuturnya.

















