Ilustrasi pilkada serentak. IDN Times/Mardya Shakti
Untuk mewujudkan mimpinya, Sukamta telah berkomunikasi intensif dengan Partai Gerindra, PPP dan PAN. "Jadi dengan tiga partai tersebut sudah cukup untuk mengusung calon bupati dan calon wakil bupati, karena sudah ada 11 kursi, kan syaratnya hanya delapan kursi," ucapnya.
Ia mengaku tetap legowo dan akan menjadi warga biasa jika tidak mendapatkan rekomendasi dari DPP Partai Gerindra.
"Ketika nantinya saya juga tidak mendapatkan rekomendasi dari Partai Gerindra dan juga PPP serta PAN tetap akan legowo sebab yang dicari bukan kekuasaan. Saya sudah pernah jadi wakil bupati dan bupati. Kembali menjadi masyarakat biasa juga tidak masalah," pungkasnya.