Kalau belakangan ini kamu sering menggigil saat keluar subuh-subuh atau kulit terasa kering meski sudah pakai lotion, itu bukan perasaanmu saja. Jogja dan sebagian besar Pulau Jawa sedang mengalami bediding, istilah masyarakat Jawa untuk suhu dingin yang datang setiap musim kemarau.
Menurut BMKG, fenomena ini dipicu oleh menguatnya angin Monsun Australia yang membawa massa udara kering dan dingin menuju wilayah Indonesia. Kombinasi langit cerah dengan tutupan awan minim, kelembapan udara yang rendah, curah hujan yang berkurang, serta aliran massa udara kering dari Australia inilah yang bikin udara terasa menusuk, apalagi pada malam sampai pagi hari. BMKG memperkirakan puncak bediding terjadi pada akhir Juli hingga Agustus, jadi jangan kaget kalau dinginnya makin menjadi dalam beberapa minggu ke depan.
Sayangnya, udara kering bukan cuma bikin badan menggigil. Kelembapan udara yang rendah juga menyedot cairan dari permukaan kulit, sehingga kulit gampang kusam, kasar, bahkan bibir pecah-pecah sampai perih. Buat mahasiswa rantau yang budget skincare-nya pas-pasan, gak perlu buru-buru beli pelembap mahal. Ada beberapa bahan dapur yang gampang dicari, murah, dan sudah lama dipakai orang untuk mengatasi kulit kering. Berikut lima di antaranya.
